Kisah Mutmainna Anak Seorang Petani Lolos Dosen CPNS Unsulbar

Kisah Mutmainna Anak Seorang Petani Lolos Dosen CPNS Unsulbar

- in Kabar Kampus
3724
0

Foto : Mutmainna, Spd.,Mpd, Dosen Pendidikan Fisika Unsulbar (Jilbab merah).

karakterunsulbar.com – Selama Tuhan masih memberikan kesempatan, manusia jangan mengenal lelah dalam belajar. Inilah prinsip salah seorang perempuan dalam hatinya selama menempuh pendidikan.

Namanya Mutmainna, Dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Fisika, Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, lahir dari pasangan Abd. Kadir dan Saenab. Keluarganya terbilang sangatlah sederhana. Ayahnya hanya seorang petani serta ibu pengurus rumah tangga.

Kedua orang tua yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD) . Tak membuat pendidikan dalam keluarganya kurang. Sang ayah, Abd Kadir dan ibu Saenab selalu mendidik Mutmainna bersama ke empat saudaranya dengan ahlakulkarimah berlandaskan syariat islam. Ia pun tumbuh dewasa menjadi seorang perempuan sholeha, yang berbakti kepada orang tua.

Orang tua yang hanya petani, dengan biaya kuliah yang begitu mahal. Untuk memenuhi biaya kuliah dan kehidupan sehari-hari ia mengajar di salah satu sekolah swasta di Kota Makassar untuk mendapatkan penghasilan. Hingga Ia dapat menyelesaikan Program Masternya di Universitas Negeri Makassar (UNM).

Setelah meraih gelar Masternya, Ia mengadikan diri untuk bangsa dan negara melalui pendidikan, ia mengabdi di Unsulbar pada tahun 2016, dengan keyakinan, pendidikan akan mencetak generasi emas bangsa, sebagai penentu nasib bangsa indonesia hari esok.

Kesempatan pun tiba,  Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi resmi membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri  Sipil (CPNS)  26 Sepember 2018 lalu. Perempuan asalasal Desa Mombi, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar itu tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan segera mendaftarkan diri.

Hal tersebut bukan yang pertama kali, sebelumnya ia telah mencoba sebanyak dua kali, tetapi gagal. Namun hal itu tidak membuatnya putus asa.

Dalam hidup Mutmainna, apa pun yang akan dilakukannya, tak luput dari restu dan doa orang tua.

“Apapun yang ingin saya lakukan pasti memohon doa dan ridho orang tua,” hatur Mutmainna,  kepada karakterunsulbar.com Via telepon Sabtu (19/1).

Selain itu, tak lupa ia selalu mengamalkan sholat Dhuha tak pernah putus, sholat sebagai pembuka rezeki, serta ia tak lupa bersedekah.

Serangkaian proses ia pun lalui. Tahap seleksi administrasi, test tertulis, wawancara  dan microteacing. Segala urusan dari proses awal sampi akhir test diberi kelancaran oleh Allah SWT.

“Alhamdulillah, mulai tahap awal sampai test terakhir diberikan kelancaran oleh Allah SWT,” kata Mutmainna.

Hingga waktu yang ditunggunya tiba, yaitu pengumuman Minggu (12/1/2019). Dirinya dinyatakan lulus sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), di Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar),  sebagai dosen ahli.

Mutmainna yang lahir dari keluarga petani itu merasa bersyukur dan haru, ia merasa bangga dengan kedua orang tuanya yang mampu menyekolahlankannya bersama empat saudaranya.

“Bangga, bapak saya petani, tapi bisa menyekolahkan lima anaknya (2 Magister, 3 S1),” kata Mutmainna. (DR03)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto