Lulus Masa Percobaan, 33 Dosen – Staf Unsulbar Resmi PNS

Lulus Masa Percobaan, 33 Dosen – Staf Unsulbar Resmi PNS

- in Berita
2194
0
Sebanyak 33 orang dosen dan staf Universitas Sulawesi Barat ( Unsulbar ) resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Puluhan dosen dan staf Unsulbar tersebut diangkat menjadi PNS setelah lulus masa percobaan sebagai Calon PNS (CPNS) sejak 2015.
Resminya para dosen dan staf Unsulbar menjadi PNS tersebut ditandai dengan acara pengambilan sumpah di kampus Unsulbar aula TC, Rabu (12/04).
 
Rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin memimpin pengucapan sumpah janji para PNS Unsulbar.
Menurut Rektor Akhsan, momentum para dosen – staf Unsulbar menjadi PNS adalah sejarah penting bagi Unsulbar, karena merupakan PNS angkatan pertama yang terangkat sejak Unsulbar berdiri.
 
ke-33 PNS angkatan pertama Unsulbar itu terdiri atas 23 dosen dan 10 orang staf tenaga kependidikan.
Mereka lulus ujian CPNS pada tahun 2014 dan menjadi calon PNS (CPNS) sejak 1 April 2015. 
 
Kepada para PNS yang baru diambil sumpahnya, Rektor Akhsan meminta  agar selalu mengingat dan mematuhi sumpah yang telah diikrarkan.
Menurut Rektor Akhsan, selaku PNS, dosen serta staf harus terus meningkatkan profesionalisme.
 
” Para PNS harus loyal pada negara, kepada pemerintah, loyal kepada Rektor tapi bukan loyal kepada saya pribadi, jadi siapapun nanti yang jadi pimpinan harus loyal,” kata Rektor Akhsan dalam sambutannya.
 
Permintaan agar PNS mengingat sumpah janji juga disampaikan pembina Unsulbar, Dr. Rahmat Hasanuddin.
Menurut pendiri Unsulbar ini, sebagai PNS Unsulbar juga harus mengingat sejarah terbentuknya Unsulbar.
 
” Unsulbar ini adalah kampus perjuangan, ada cita – cita besar atas pendirian kampus ini hingga menjadi perguruan tinggi negeri, saya berharap para PNS Unsulbar ini bekerja secara profesional,” kata Rahmat.
 
Prestasi Sejak CPNS
 
Dalam sambutannya, baik Rektor Akhsan maupun Dr. Rahmat Hasanuddin menyampaikan apresiasi atas pengangkatan 33 dosen – staf Unsulbar menjadi PNS.
Rektor Akhsan dan Dr. Rahmat optimis para PNS yang baru terangkat dapat mendorong kemajuan Unsulbar. 
Â
” Seperti yang disampaikan pak Rahmat, dosen dan staf ini lulus secara murni karena memang memiliki kemampuan, saya berharap dengan terangkat menjadi PNS, sudah harus total mengabdi ke Unsulbar, melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu mengajar, meneliti dan pengabdian ke masyarakat,” kata Rektor Akhsan.
 
Dalam catatan KARAKTER, kemampuan para PNS Unsulbar ini salah satunya ditunjukkan saat menjadi peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Prajabatan CPNS 2016 di Manado, Sulawesi Utara.
 
Dalam Diklat Prajabatan tersebut, CPNS Unsulbar waktu itu berhasil mengukir prestasi yakni meraih dua posisi “juara” satu, dua peserta Unsulbar lainnya juga masuk dalam rangking 5 besar.
Panitia Pelaksana Prajabatan menetapkan 5 peserta rangking teratas di masing – masing kelompok.
 
Di kelompok A atas nama Reski Rahab ( dosen Unsulbar prodi Pendidikan Bahasa Inggris) tampil sebagai rangking teratas. 
Juara satu juga diraih Unsulbar di kelompok C atas nama Putera Astomo dari Ilmu Hukum.
 
Dua utusan Unsulbar lainnya yang juga meraih rangking adalah Nur Fitriayu Mandasari (Ekonomi Manajemen) tampil sebagai rangking 3 di kelompok A dan Awaluddin ( Staf Akademik ) dinobatkan sebagai terbaik ke 4 di kelompok C. ( RD01). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto