Unik, Setelah Puluhan Tahun PNS, Baru Disumpah di Unsulbar

Unik, Setelah Puluhan Tahun PNS, Baru Disumpah di Unsulbar

- in Berita
1118
0
Acara pengambilan sumpah PNS Unsulbar angkatan pertama, Rabu (12/04) di aula TC diwarnai peristiwa menarik, puluhan Pegawai Negeri Sipil ( PNS ) senior yang sudah puluhan tahun mengabdi pada negara juga mengikuti pengambilan sumpah PNS tersebut.
 
Salah seorang PNS senior yang mengikuti pengambilan Sumpah PNS tersebut adalah Herli.
Menurut Herli yang juga merupakan kepala bagian di Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik, saat baru terangkat sebagai PNS di Pemerintah Kabupaten sudah pernah mengikuti penyumpahan namun belum mendapat sertifikat penyumpahan.
 
” Yang mengikuti pengambilan sumpah hari ini ada juga yang sudah mengabdi sebagai PNS lebih 20 tahun namun belum mendapat sertifikat saat disumpah di pemkab,  namun ada juga yang memang belum pernah disumpah, padahal kalau di instansi vertikal seperti Universitas, sertifat itu sangat diperlukan terutama untuk berkas pensiun,” kata Herli.
 
Selain Herli, sejumlah nama PNS senior yang ikut dalam penyumpahan di Unsulbar itu antara lain dosen Agama Islam Dr. Tamaruddin, kabag Fakultas Ekonomi Idham, Ketua Prodi Pendidikan Biologi MIPA, Sari Rahayu Rahman, kepala sub bagian Kemahasiswaan Abdi Manaf serta puluhan nama lainnya.
 
” Saya juga sebenarnya sudah pernah disumpah saat pertama kali terangkat PNS, tapi belum dapat sertifikatnya, jadi makanya kita ikut (penyumpahan,-) ini lagi,” kata Abdi yang juga mantan aktivis LSM Matraman Sulbar.
 
lebih lanjut, Herli yang sebelum bertugas di Unsulbar adalah PNS di pemkab Majene menjelaskan, aturan pemberkasan saat pensiun di Pemkab dengan di Kementerian sedikit berbeda, termasuk soal sertifikat penyumpahan.
 
” Kalau di Kemenristek ternyata wajib melampirkan sertifikat penyumpahan untuk berkas pensiun, kalau di Pemkab setahu saya tidak diminta sertifikat itu saat pemberkasan pensiun,” tambah Herli. 
 
Pentingnya sertifikat penyumpahan untuk pemberkasan pensiun juga disampaikan kepala sub bagian kepegawaian Unsulbar, Muhammad Tasbih.
Menurut Tasbih yang sebelumnya adalah PNS di Dinas Pendidikan Majene, karena serfikat penyumpahan diperlukan,  sehingga meskipun sudah 20 tahun lebih mengabdi sebagai PNS tetap perlu ikut penyumpahan untuk mendapat sertifikat. 
” PNS senior ikut penyumpahan karena sertifikat penyumpahan penting terutama nanti saat memasuki masa pensiun,” kata Muhammad Tasbih.(RD01) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto