Foto: Massa Aksi bentrok dengan kepolisian
Karakterunsulbar.com- Bentrok antara massa aksi dan pihak kepolisian kembali warnai Aksi 25 September di gedung Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Majene.
Bentrok tersebut terjadi karena pihak kepolisian kembali tidak mengizinkan mahasiswa memasuk gedung kantor DPRD Kabupaten Majene.
Sebelumnya, massa aksi dan kepolisian melakukan negosiasi yang akhirnya membiarkan mahasiswa memasuki kantor DPRD secara bergiliran, yakni kurang lebih 80 orang sekali masuk.
Namun, beberapa saat kemudian, pihak kepolisian kembali menutup pintu dan melarang mahasiswa memasuki kantor DPRD yang mengakibatkan massa mengamuk dan melempari gedung dengan Batu.
Akibat aksi lempar batu tersebut, pihak kepolisian kembali menembakkan gas air mata kepada massa aksi hingga massa kembali berhamburan kemudian kepolisian kembali mengamankan pagar yang sebelumnya terbuka dan dikuasai massa.
Sejak digelarnya aksi, pihak kepolisian telah melakukan penembakan air gas sebanyak dua kali yakni sekitar pukul 11.18 Wita dan pukul 13.43 Wita.
Hingga saat berita ini dinaikkan, pihak kepolisian kembali berjaga di depan pagar kantor DPRD dengan berseragam pengamanan lengkap.

