Massa Segel Gedung DPRD Majene

Massa Segel Gedung DPRD Majene

- in Kabar Kampus
1585
0

Foto: Kondisi penyegelan gedung DPRD Majene setelah aksi mahasiswa

Karakterunsulbar.com- Massa aksi 25 September yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Majene, menyegel kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRRD) Kabupaten Majene, kurang lebih pukul 15.00 Wita.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 09:30 ini sebelumnya diwarnai kericuhan antara aparat kepolisian dan massa aksi.

Penyegelan terjadi setelah kesepakatan dalam perundingan antara 80 mahasiswa dengan perwakilan DPRD Majene yang akan berlangsung selama 1-3 jam saja.

Andi Satria Maulana (Ilmu Hukum, 2016), selaku Koordinator Lapangan (Korlap) menjelaskan, penyegelan tersebut sebagai bentuk Mosi Tidak Percaya terhadap DPRD Majene.

Ia menganggap, DPR RI secara nasional membuat Revisi Undang-undang (RUU) yang tidak sesuai dengan keinginan rakyat dan bertentangan dengan Konstitusi.

“Makanya kami menduduki kantor DPRD
Sebagai bentuk sikap penolakan yang ada di nasional,” jelas Satria lebih lanjut.

Salmawati Djamado

Salmawati Djamado selaku pimpinan sementara DPRD Majene mengungkapkan, sejak pukul 09.00 Wita, seluruh anggota dewan berkumpul untuk menerima kedatangan mahasiswa dan mengapresiasi aksi tersebut meski diwarnai ricuh dan penyegelan.

“Saya selaku wakil rakyat sangat mendukung suara mahasiswa,” ungkapnya saat ditemui usai aksi mahasiswa di kantor DPRD Majene.

Akibat penyegelan gedung, aktivitas di kantor DPRD Majene dialihkan ke Kantor Sekretariat Daerah Majene untuk sementara.

Kapolres, AKBP Asri Effendy bersama Komandan Kodim (Dandim) 1401 Majene, Letkol Inf Ragung Ismail Akbar S Sos MI Pol.

Diwawancarai secara terpisah, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Asri Effendy, menyebutkan terdapat kurang lebih 200 personil gabungan Polres, Komando Distrik Militer (Kodim), Kepolisian Sektor (Polsek), Komando Rayon Militer (Koramil) juga Kepolisian daerah (Polda) yang mengamankan aksi massa.

“Saya menghimbau agar mahasiswa
Majene dalam menyampaikan aspirasi memperhatikan aturan sehingga suasana kondusif, tujuan tercapai, dan aspirasi tersampaikan,” jelasnya saat ditemui di lokasi aksi.

Setelah menyegelan, Kapolres Ajun menjelaskan personil akan tetap siaga dan melakukan penjagaan di gedung DPRD Majene. Serta dalam tahap penyelidikan untuk memastikan provokator bukan bagian dari aksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

ISMAPETI Gelar Temu Ilmiah di Unsulbar

Foto: Pembukaan Temu Ilmiah ISMAPETI di Gedung Assamalewuang