Dua hari menjelang pelaksanaan PKKMB ( Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi (Mahasiswa Baru), Civitas Akademika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menggelar rapat dipimpin Rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin, Jumat malam (20/08).
Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan yang mengemuka adalah soal jadwal acara PKKMB.
” Saya minta (Jadwal PKKMB,- ) dibicarakan ulang, perlu dibicarakan bersama – sama untuk dicari yang terbaik,” kata Rektor semalam.
Menurutnya jadwal menjadi hal penting diperhatikan untuk mencapai hasil PKKMB yang maksimal.
Diharapkan dari kegiatan PKKMB itu, mahasiswa baru akan menyadari keberadaannya sebagai mahasiswa dan bukan lagi siswa.
Pada Rapat yang berlangung lebih 4 jam di ruang kerja Rektor Unsulbar tersebut, hadir antara lain; dekan FISIP Dr. Burhanuddin, Dekan F-MIPA Dr. Muhammad Abdy, Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan Dr. Salmin dan sekretaris rektor, Ahmad Zamad.
Ikut hadir dalam rapat tersebut para kepala biro, panitia PKKMB dari dosen serta perwakilan mahasiswa.
Secara terpisah, ketua Panitia PKKMB Unsulbar 2016, Muhammad Syukri yang juga dosen fakultas Peternakan dan Perikanan menjelaskan kegiatan PKKMB 2016 akan berlangsung selama Tiga hari, 22 sampai 24 Agustus.
” Kalau kegiatan di tanggal 21 Agustus itu gladi resik, acara inti PKKMB itu 22 sampai 24 Agutus berisi materi ceramah dan pembekalan, setelah itu, kegiatan oleh mahasiswa,” kata Syukri.
Kegiatan PKKMB sendiri sudah diatur secara lengkap dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI nomor 25/DIKTI/Kep/2014 Tentang Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru.
Pada pasal IV tentang pelakasanaan point A ayat (3), tertulis bahwa waktu kegiatan ( PKKMB ) dilaksanakan selama 2 s.d. 4 hari, dimulai pada pagi hari (pukul 07.00) dan berakhir pada sore hari (pukul 17.00).
Kemudian dalam surat edaran Kemenristek Dikti Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan nomor : 01/DJ-Belmawa/SE/VII/2015 tanggal 22 Juli 2015 dijelaskan tentang sejumlah ketentuan umum pelaksanaan PKKMB.
” Penyelenggaraan PKKMB fokus kepada proses pendewasaan dan pembelajaran, tertib dan tidak ada kekerasan fisik dan mental;” tulis Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti, Intan Ahmad dalam surat edaran tersebut.( RD01)

