Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan kemudian menyelenggarakan Pelatihan Reviewer Penelitian Berstandar SNI ISO/IEC 17024:2012 di Hotel Santika BSD Serpong, Selasa, 13 Desember 2016.
Pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan reviewer penelitian yang mumpuni dalam menilai proposal penelitian dan keluaran penelitian sebagaimana diatur dalam peraturan. Seluruh peserta Pelatihan Reviewer Penelitian Berstandar SNIISO/IEC17024:2012 (yang berasal dari LPPM, LPNK, Balitbang Kementerian,dan 8 Balitbang Daerah).
Dalam siaran pers yang diterima KARAKTER Unsulbar, Menristekdikti mengatakan Kementerian harus menyiapkan reviewer yang tersandardisasi. Reviewer adalah bagian dari kelengkapan upaya untuk meningkatkan tiga indikator Risbang, yaitu publikasi, kekayaan intelektual, dan prototipe teknologi. Untuk itu keberadaan Reviewer harus memperlancar dan membuat efisien Risbang sehingga produktifitas Risbang meningkat.
Reviewer yang sudah mendapatkan pelatihan diharapkan dapat mendorong lembaga litbang menghasilkan produk-produk inovasi yang masuk dalam technology readiness level (TRL) 9. Hal ini juga harus didorong oleh kebijakan pimpinan yang jelas.
“Maka pimpinan atau rektor pun harus diundang, jangan sampai LPPM sudah berjalan dengan baik tidak mendapatkan dukungan dari rektor. Demikian pula yang dari kementerian/lembaga, saya akan sampaikan juga kepada para menteri dan kepala yang terkait,” kata Menristek Mohamad Nasir pada acara Pelatihan Reviewer Penelitian Berstandar SNI ISO/IEC 17024:2012. ( Humas Risktek Dikti / RD01)

