” Dunia itu seluas langkah kaki. Jelajahilah dan jangan pernah takut melangkah. Hanya dengan itu kita bisa mengerti kehidupan dan menyatu dengannya,” – Soe Hok Gie ( Aktivis Mahasiswa Indonesia 1942-1969 ).
Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ( F-MIPA ) baru – baru ini menggelar pengkaderan yang diikuti puluhan mahasiswa dari empat program studi di fakultas tersebut.
Setelah tiga hari mengikuti materi dalam kelas, para peserta menutup kegiatan dengan berjalan bersama di tengah malam.
Jalan malam bersama tersebut dimulai dari tempat pengkaderan, aula tasha centre kemudian berakhir di pantai Barane.
Kepada Reporter KARAKTER, Misbah Sabaruddin ( Pendidikan Fisika 2012 ), ketua pelaksana pengkaderan BEM FMIPA, La Ode Aseprianto menjelaskan, jalan malam yang diikuti 64 peserta dimaksudkan untuk membangun rasa solidaritas serta kamandirian.
Jalan di tengah malam dengan cuaca dingin tentu memiliki tantangan tersendiri, namun para peserta tampak bersemangat berjalan bersama menuju titik tempat pengukuhan.
” Setelah tiba di Barane, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan, mereka sudah resmi sebagai kader,” kata La Ode.
Jalan bersama dinilai mampu membangun kebersamaan sehingga diharapkan setelah mengikuti pengkaderan, semangat kebersamaan akan terus tumbuh berkembang.
Sejumlah filusuf dan orang – orang hebat di dunia mengatakan, berjalan dan terus bergerak dan melihat realitas di dunia adalah sangat penting untuk dapat mengerti tentang makna kehidupan.
Selain diisi kegiatan jalan bersama yang dilanjutkan dengan pengukuhan, pengkaderan BEM MIPA dengan peserta para mahasiswa angkatan 2016 ini juga diisi dengan pemberian materi mulai dari keorganisasian, kemahasiswaan, retorika dan sejarah tentang BEM FMIPA.
Setelah pengkaderan, BEM FMIPA dalam waktu dekat akan menggelar Musyarawah Besar ( MUBES ) dengan salah satu agenda adalah penetapan pengurus tetap.(MS/RD01)

