Kisah Re: Diungkap, Mahasiswa Tak Kuasa Menahan Air Mata

Kisah Re: Diungkap, Mahasiswa Tak Kuasa Menahan Air Mata

- in Berita
3585
0
Kuliah Umum Kang Maman Suherman di Unsulbar, Kamis (16/03) sempat diwarnai keharuan. 
Sejumlah mahasiswa tak kuasa menahan air mata saat kang Maman di sesi tambahan mengungkap sejumlah isi bukunya, salah satunya novel berjudul Re:.
Novel itu berisi kisah nyata tentang seorang ibu muda yang dipaksa bekerja “di dunia hitam” namun terus berjuang membesarkan anaknya melalui orang lain. 
 
Dihadapan para mahasiswa Unsulbar, Kang Maman menjelaskan Re: adalah kisah nyata yang Ia peroleh saat menulis skripsi di jurusan Kriminologi FISIP UI tahun 1980-an.
Dari penulisan skirpsinya itu, Kisah hidup Rere (dalam buku tertulis Re:) kemudian dituangkannya dalam bentuk novel.
 
Keharuan terjadi dalam kuliah umum itu, saat kang Herman menceritakan penggalan kisah hidup Re: dimana perempuan malang itu awalnya dijebak menjalani pekerjaan asusila .
 
“Seorang menolongnya saat hamil besar ternyata rentenir. Pertolongan saat hamil justru dihitung sebagai hutang dengan bunga tinggi, anaknya kemudian ketika lahir terpaksa dititipkan ke orang lain,” kata Kang Maman. 
 
Novel Re: menggambarkan “dunia malam”, kasih sayang ibu sepanjang jalan, dan perempuan dari sudut kriminologi. 
Mahasiswa serta masyarakat umum berusia 19 tahun yang ingin mengetahui pedihnya kehidupan seorang perempuan yang dijerumuskan ke “dunia hitam” dapat membaca bukut tersebut.
Melalui buku ini, pembaca diharapkan akan lebih menghargai ibu sendiri dan para ibu di Indonesia.
 
Di samping itu, pembaca pun dapat mengetahui sedikit tentang Viktimologi. Mata kuliah tersebut memiliki sudut pandang yang berbeda dalam Kriminologi.  
Viktimologi mempelajari tentang korban kejahatan. Peran korban dalam tindak kejahatan menjadi bahan kajian dalam mata kuliah tersebut. Ilmu ini sering kali diterapkan oleh penyidik dalam menggali keterangan dari korban perkosaan atau tindak asusila ringan. 
 
Maman Suherman merupakan lulusan Kriminologi FISIP UI. Ia mengawali kariernya sebagai jurnalis di Tabloid Nova ketika ia masih kuliah. Selain sebagai jurnalis ia merupakan penggagas dan pemegang hak cipta Panasonic Gobel Award dan pencipta acara Indonesia Lawak Klub (ILK) di Trans 7. Re: (2014) merupakan buku karya Maman selain Matahari (2012), Bokis 1 : Kisah Gelap Dunia Seleb (2012) dan Bokis 2 : Potret Para Pesohor (2013). ( RD01). 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Kesulitan Lahan Praktek, Ajbar DPR : Perhutanan Sosial Dapat Menjadi Solusi

Mahasiswa Fapetkan Unsulbar  didampingi Dosen saat melalukan praktikum mata