Beasiswa Full Fasilitas, Australia Sebut Indonesia Timur Prioritas

Beasiswa Full Fasilitas, Australia Sebut Indonesia Timur Prioritas

- in Berita
2219
0

karakterunsulbar.com – Pemerintah Australia menyiapkan kuota 300 paket beasiswa S-2 dan S-3 setiap tahunnya untuk warga Indonesia. Terkait dengan kuota tersebut, Pemerintah negeri Kanguru menyebut wilayah Indonesia Timur menjadi prioritas. Beasiswa dari pemerintah Australia itu full fasilitas, mulai dari biaya kuliah, transportasi hingga biaya hidup keluarga.

Komitmen pemerintah Autralia untuk memberi prioritas beasiswa bagi warga di wilayah Indonesia Timur itu, disampaikan Konsul Jenderal Richard Mathews di Majene, Selasa (19/07).

Menurut Richard, selama ini kuota 300 paket beasiswa setiap tahunnya lebih didominasi dari lulusan perguruan tinggi dari pulau Jawa. Ia mengaku sangat berharap para lulusan dari perguruan tinggi di Indonesia Timur termasuk di Sulawesi Barat dapat memanfaatkan peluang beasiswa tersebut.

“Tujuan saya adalah menambah pemenang (beasiswa,-) dari Indonesia Timur, jadi caranya agar lebih banyak yang tahu tentang beasiswa ini,” kata Richard usai menggelar silaturahmi dengan para wartawan se Sulbar di hotel Vila Bogor Majene.

Dalam pertemuan yang juga dihadiri sejumlah kru media KARAKTER Unsulbar tersebut, Ia menjelaskan, syarat untuk mengikuti seleksi beasiswa Australia adalah mepunyai IPK minimal 2,9, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang diatas 5,5 IELTS (International English Language Testing System).

” Semua jurusan, semua fakultas terbuka. Tidak ada prioritas jurusan  yang ada adalah prioritas wilayah dari Indonesia Timur,” tambahnya.

Mengenai fasilitas beasiswa, Richard yang sudah 16 bulan berkantor di Makassar mengatakan, fasilitas dari beasiswa Autralia “lebih diatas” dari fasilitas dari lembaga lainnya. Ia menyebut, pemerintah Australia akan menanggung semua biaya hidup  pemenang beasiswa termasuk biaya bagi yang membawa keluarga, istri atau suami.

“Bagi yang membawa keluarga, istri atau suami, akan dibantu juga mencari kerja. Soal jumlah biaya beasiswa, saya tidak tahu persis tapi yang jelas,  selain cukup biaya hidup, juga bisa untuk membeli mobil,” katanya.

Pariwisata Majene

Disamping menyampaikan soal peluang beasiswa, dalam pertemuan tersebut, Konsul Jenderal Richard juga berdiskusi dengan para wartawan tentang peluang industri pariwista di Sulawesi Barat khususnya di Majene.

” Pembangunan industri pariwisata harus dilakukan secara bertahap dengan memperhitungkan ketersediaan anggaran. Wisata minat khusus punya peluang disini,” kata Richard

Mengenai wisata minat khusus, peneliti bahari, Muhammad Ridwan Alimuddin mengatakan,  sudah sering menerima tamu wisatawan mancanegara yang tertarik ikut berlayar bersama nelayan.

” Biasanya mereka (wisatawan manca negara,-),  seperti yang dari Jerman baru – baru ini, ikut 3 hari berlayar di perahu nelayan mencari ikan, itu menarik bagi mereka,” kata Ridwan yang juga Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Mandar, Sulawesi Barat. ( RD01)

About the author

irwan
Nama saya Irwan atau lebih dikenal dengan nama Irwan Fals. Maklum, saya pecinta Iwan Fals. Saya lahir 24 tahun yang lalu di Majene. Kini saya memasuki semester akhir di Prodi Pendidikan Biologi Unsulbar. Cita-cita utama saya sekarang ya lulus kuliah, tidak ada yang lain. Sudah hampir 'lapuk' di Unsulbar. Jadi mohon doanya, semoga saya lulus tahun ini. Amin ya Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto