KAMPUS Unsulbar di Padha-Padhang, kelurahan Tande Timur, kecamatan Banggae Timur, Majene. ( Foto Drone : Abdul Rais )
karakterunsulbar.com – Sejumlah hal strategis terkait dengan pengembangan Unsulbar akan menjadi pembahasan dalam Rapat Kerja (Raker) Unsulbar Senin – Rabu, 05 – 07 Maret 2018.
Berdasarkan undangan yang telah disebar, Raker Unsulbar akan berlangsung di dua lokasi, masing – masing di Aula Tasha Centre dan Salupajang – Binuang, Polewali.
Rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin, Kamis, (01/03), menjelaskan, raker kali ini memiliki posisi yang sangat strategis terkait pengembangan Unsulbar kedepannya.
Dr. Akhsan menyebut, raker akan membahas tindak lanjut dari terbitnya Permenristekdikti no 41/2017 tentang OTK ( Organisasi Tata Kelola) Unsulbar dan Permenristekdikti no. 80/2017 tentang Statuta Unsulbar.
” Setelah terbitnya OTK dan Statuta, kita akan menindaklanjuti dengan penyiapan sejumlah dokumen misalnya Rencana Induk Pengembangan, penyusunan peraturan – peraturan akademik termasuk juga menyiapkan dokumen standar pelayanan, itu semua yang akan kita bahas di raker,” kata Rektor Akhsan, Kamis (01/03) melalui saluran telepon selular.
Disamping Rektor, Wakil Rektor, Dekan se Unsulbar, Raker Unsulbar juga akan diikuti para ketua Program studi, para kabag fakultas, ketua Satuan Pengawas Internal (SPI) dan bagian Humas.
Pemisahan Fakultas
Lebih lanjut, Rektor Akhsan menjelaskan, untuk menindaklanjuti amanat dalam statuta yang salah satunya adalah pendirian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( FKIP ), pihaknya akan segera membentuk tim pemisahan.
Tiga program studi pendidikan, yakni Pendidikan Fisika, Pendidikan Matematika dan Pendidikan Biologi saat ini masih bergabung di Fakultas Matematika IPA ( MIPA), sementara program Studi Pendidikan Bahasa Inggris berada di fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

