
Reporter : St. Hartina (Ilmu Hukum, 2015)
karakterunsulbar.com – Mahasiswa jurusan Teknik Sipil Kelas C angkatan 2016 Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) turun langsung ke jalan untuk memantau persimpangan jalan yang ada di majene pada Senin 19 Maret 2018.
Hal ini merupakan praktikum dari mata kuliah rekayasa lalu lintas. Para mahasiswa dibagi dalam tiga kelompok untuk memantau masing-masing tiga titik persimpangan jalan, diantaranya Persimpangan Pusat Pertokoan Majene (depan Kantor KNPI), Persimpangan Kantor Mess Pajak, dan Persimpangan Gerbang SMK Negeri 2 Majene.
Praktikum dimulai dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore, mereka menghitung jumlah masing-masing jenis kendaraan yang melintasi persimpangan jalan.

Salah seorang Mahasiswa Teknik sipil Kelas C Deviriawan Baswan mengatakan, data yang didapat dari tiga titik persimpangan akan diakumulasi untuk dibuatkan laporan.
“Datanya akan diakumulasi termasuk volume kendaraan, ini disesuaikan dengan petunjuk mata kuliah kami,” ujar Devi saat ditemui di persimpangan SMK Negeri 2 Majene.
Devi menambahkan, praktikum rekayasa lalu lintas sangat bermanfaat bagi dirinya dan juga teman-temannya, ia mengatakan pengalaman praktikum ini akan sangat membantu saat akan memasuki dunia kerja.
“Ini akan sangat membantu saat kami akan memasuki dunia kerja, dengan pengalaman praktikum ini, setidaknya kami punya dasar tentang ilmu keadaan jalan, khususnya dipersimpangan bersinyal dan tak bersinyal,” ungkapnya
Dosen pengampu Mata Kuliah Rekayasa Jalan Milawaty Waris, ST., MT menjelaskan, para mahasiswa menjalankan praktikum berdasarkan prosedur Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI).
“Mahasiswa teknik sipil menjalankan praktikum berdasarkan prosedur Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI),” jelas Milawati
Lebih lanjut Milawati menjelaskan, tujuan praktikum tersebut untuk mempelajari setiap simpangan yang ada di majene.
“Kajian simpang penting, ini untuk menghindari kecelakaan di persimpangan jalan,” tambahnya. (RD03)

