Mahasiswa KKN Posko IV Bersama BNN Sosialisasi Anti Narkoba di Pelosok

Mahasiswa KKN Posko IV Bersama BNN Sosialisasi Anti Narkoba di Pelosok

- in Kabar Kampus
1379
0

Mahasiswa KKN Reguler Posko Empat Desa Pussui, Kecamatan Luo, Polewali Mandar bersama dengan Kepala Desa Pussui Arifin (baju hijau) dan pihak BNN Sulbar Tino, S.Psi (Baju Putih). (Foto ist)

karakterunsulbar.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Gelombong X Universitas Sulawesi Barat Posko Empat Desa Pussui bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar Sosialisasi Anti Narkoba di desa setempat, Jumat, 23 Maret 2018.

Sosialisasi anti narkoba ini digelar sebagai bentuk nyata pencegahan penyalahgunaan narkoba yang sudah sampai ke wilayah pinggiran kota ataupun pelosok.

Tino, S.Psi. dari BNN Sulbar mengatakan, permasalahan narkoba tidak hanya dilingkup kota melainkan sudah sampai ke pelosok.

“Penyalahgunaan Narkoba dan zat adiktif sudah sampai di daerah-daerah pelosok, ini salah satu penyebab Indonesia darurat Narkoba,” kata Tino

Menurut Koordinator Posko Empat Desa Pussui, Sigit Sultan (Manajemen, 2014), bahaya narkoba khususnya bagi masyarakat yang hidup di pelosok sangat penting untuk diketahui.

“Saat ini penyalahgunaan narkoba sudah merambat hingga ke pelosok dan mengancam kalangan pemuda, ini salah satu alasan mengapa sosialisasi ini penting digelar,” kata Sigit

Kepala Desa Pussui, Arifin mengapresiasi sosialisasi yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN Unsulbar ini. Ia mengatakan dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan informasi kepada masyarakat Desa Pussui tentang bahaya narkoba

“Dengan kegiatan ini, masyarakat dapat mengetahui lebih jauh tentang bahaya narkoba itu, perang terhadap narkoba menjadi tanggung jawab kita semua,” jelas Arifin. (RD03)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Perikanan Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah, Peserta Berbagai Kampus Bawa Ide Menarik

Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar Himapri