Praktikum Biologi Terapan, Mahasiswa Kunjungi Pabrik Pembuatan Tempe

Praktikum Biologi Terapan, Mahasiswa Kunjungi Pabrik Pembuatan Tempe

- in Berita
2105
0

Karakterunsulbar.com – Belasan mahasiswa Pendidikan Biologi kelas B 2015 Unsulbar berkunjung ke sentra pembuatan tempe di Kebumen Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Jumat 20 April 2018.

Di kediaman Sri Sudarmi, mahasiswa yang praktikum mata kuliah biologi terapan itu belajar pembuatan tempe. Mulai dari alat dan bahan yang digunakan, hingga cara pembuatan.

Dalam praktikum ini, mahasiswa juga ikut membuat tempe. Kedelai yang telah direbus, ditiriskan lalu dikeringkan kemudian dicampur dengan ragi yang mengandung bakteri Rhizopus Oryzae. Tak hanya itu, kedelai kering dan ragi juga dicampur tepung kanji hingga rata.

“Selama proses pembuatan, semua alat dan bahan, termasuk tangan harus steril. Itu yang harus diperhatikan supaya tempenya jadi dengan baik atau tidak rusak,” kata Sri Sudarmi.

Setelah itu, kedelai yang telah dicampur dengan ragi dan tepung kanji kemudian dikemas dalam plastik. Kemudian, kemasan yang telah terisi penuh dan diberi lubang-lubang kecil disimpan selama dua hari. Selanjutnya, tempe siap dikomsumsi atau dipasarkan.

Nurhikma Ramadhana, S.Pd.,M. Pd, dosen pengampuh mata kuliah ini mengatakan, praktek di lapangan mata kuliah biologi terapa sangat penting bagi mahasiswa.

“Karena dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan mahasiswa tentang teknik pengolahan tempe secara konvensional dan penting untuk dikaji,” kata Nurhikmah.

Menurut Nurhikmah, tempe merupakan salah satu makanan khasi dari Indonesia yang digemari masyarakat. Sebab tempe memiliki cita rasa yang enak dan memiliki kandungan gizi yang baik.

Selain itu, belasan mahasiswa ini juga mengunjungi salah satu peternak yang memanfaatkan kotoran sapi jadi biogas. Di daerah ini, mahasiswa menemui Muhammad Nur yang memanfaatkan salah satu manfaat biologi terapan bagi manusia.

“Biogas ini sangat membantu. Kotoran sapi dicampur dengan air kemudian dialirkan ke bak penampungan. Disitu akan menghasilkan gas yang bisa dipakai memasak. Sementara endapan kotoran sapi bisa dipakai sebagai pupuk alami,” jelas Muhammad Nur pada mahasiswa. (RD02)

 

About the author

irwan
Nama saya Irwan atau lebih dikenal dengan nama Irwan Fals. Maklum, saya pecinta Iwan Fals. Saya lahir 24 tahun yang lalu di Majene. Kini saya memasuki semester akhir di Prodi Pendidikan Biologi Unsulbar. Cita-cita utama saya sekarang ya lulus kuliah, tidak ada yang lain. Sudah hampir 'lapuk' di Unsulbar. Jadi mohon doanya, semoga saya lulus tahun ini. Amin ya Allah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Rektor Kembali Kecewa Karena Minim Peserta Upacara Hardiknas

Upacara Hardiknas 2026 Unsulbar di kampus Padha-Padhang, Kelurahan