Pemilu Raya Mahasiswa Ekonomi, Sidiq-Supardi Raih Suara Terbanyak

Pemilu Raya Mahasiswa Ekonomi, Sidiq-Supardi Raih Suara Terbanyak

- in Kabar Kampus
1473
0

Mahasiswa Fakultas Ekonomi antusias memilih pada Pemilihan Umum Raya (Pemilu Raya) Mahasiswa Fakultas Ekonomi, Rabu (09/05).   ( Foto : Ist)

karakterunsulbar – Hasil perhitungan suara Pemilihan Umum Raya (Pemilu Raya) mahasiswa Fakultas Ekonomi menempatkan pasangan Muhammad Sidiq – Supardi meraih suara terbanyak.
Kendati demikian, Komisi Pemilihan Mahasiswa (KPM) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi masih akan merundingkan hasil pemilihan ke dekan fakultas terkait adanya selisih dua orang jumlah pemilih.

Dari perhitungan suara pemilu raya mahasiswa Fakultas Ekonomi yang selesai, Rabu malam (09/05), diperoleh hasil, pasangan Muhammad Siddiq (Manajemen 2015) – Supardi (Akuntasi 2015) unggul jauh dari pasangan lainnya dengan selisih lebih 100 suara.

Sidiq – Supardi meraih 336 suara, sementara pasangan calon nomor dua, Faturrahmat (Manajemen 2015) – Hamdani (Akuntasi 2015) mendapatkan 205 suara.
Terdapat suara batal sebanyak 40.

berita terkait : Pemilu Raya Mahasiswa Ekonomi, Dua Pasang Calon Bertarung

Dua Pemilih

Sementara itu, kendati perhitungan suara telah rampung, namun ternyata masih menyisakan masalah.
Pasangan calon nomor dua mempermasalahkan ketidaksesuaian rekapitulasi hasil pemilihan dengan data pemilih.

Keterangan dari KPM BEM-FE, total suara yang masuk setelah perhitungan sebanyak 581, sementara pada Daftar Pemilih sebanyak 579 orang, artinya terdapat selisih dua suara.

“Kami menerima hasil pemilihan pada malam hari ini, namun yang kami tidak bisa terima ialah rekapitulasi data yang tidak sesuai dengan data pemilih,” tegas Ikhsan (Manajemen 2016).

Temuan selisih dua suara itu kemudian memicu perdebatan pasca perhitungan. Akhirnya KPM dan Panitia Pengawasan Pemilu Mahasiswa (Panwaslu Mahasiswa ) menyepakati akan membawa hasil perhitungan dan masalah dalam pemilu raya ke Dekan Fakultas Ekonomi, Mujirin Yamin, MM.

“Keputusan dari KPM dan Panwaslu, permasalahan ini akan dirundingkan dengan pak dekan fakultas ekonomi,” ungkap ketua KPM BEM FE, Afriliani.

Saksi pasangan nomor satu, Fauzan Asima menyatakan, pihaknya merasa diperlakukan tidak adil dengan adanya kesepakatan KPM dan Panwaslu tersebut. Menurut Fauzan, hasil perhitungan telah menempatkan pasangan Sidiq – Supardi sangat unggul jauh sehingga tidak layak lagi dipersoalkan.

“Kami merasa ini tidak adil, karena selisih suara sudah cukup jauh,” kata Fauzan.

Ia menyatakan, saatnya melupakan perbedaan, kita bekerja bersama untuk organisasi mahasiswa Fakultas Ekonomi. (RD01)

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Dosen Unsulbar Menuju Guru Besar, Tim PAK Siap Beri Dukungan

Ketua Tim PAK Unsulbar, Dr. Muhammad Aswad, S.Pd.I,