Upacara Harkitnas Minim Peserta

Upacara Harkitnas Minim Peserta

- in Berita, Kabar Kampus
1348
0

karakterunsulbar.com – Civitas akademika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) dengan menggelar upacara bendera di halaman rektorat,  kelurahan Tande Timur, kecamatan Banggae Timur, Senin (21/05).
Peserta yang mengikuti upacara tersebut terbilang minim, staf tenaga kependidikan dan dosen yang hadir 71 orang.

” Kok minim sekali ya yang hadir,” tanya wakil rektor I, Dr. Muhammad Saad usai memimpin upacara.

Disamping Wakil Rektor Dr. Muhammad Saad, dekan yang hadir di upacara adalah Mujirin M. Yamin (dekan Fakultas Ekonomi).
Tampak hadir juga ketua LPPM & PM Dr. Kadir Paloloang serta kepala biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Latif Dollah, MM.

Keterangan yang dihimpun, dosen yang hadir mengikuti ucapara berjumlah 15 orang, staf tenaga kependidikan baik PNS maupun non-PNS 56 orang.

Data yang pernah diperoleh, jumlah dosen dan staf kependidikan se-Universitas Sulawesi Barat saat ini sudah lebih 400 orang.

Puluhan mahasiwa penerima BidikMisi juga mengikuti upacara peringatan Hardiknas tersebut.

Kepala Biro Latif Dollah MM, Dekan Ekonomi Mujirin M. Yamin, ajudan upacara, dan Inspektur upacara Harkitnas Wakil Rektor Dr. Muhammad Saad (dari kiri ke kanan ), Senin (21/05). ( foto : KARAKTER)

Pada upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 02 Mei 2018, Rektor Unsulbar Dr. Akhsan Djalaluddin juga sempat menyampaikan keprihatinan atas minimnya peserta upacara saat itu.

” Kedepan kita akan menggunakan absen absensi fingerprint (sidik jari,-), kita berharap agar semua meningkatkan kedisiplinan,” kata Rektor Akhsan saat menjadi pembina upcara Hardiknas 02 Mei 2018.

Era Digital

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Rudiantara dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Rektor Dr. Muhammad Saad menyampaikan, peringatan Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2018, ini harus dimaknai dengan upaya – upaya penyadaran setiap masyarakat Indonesia, untuk mengembangkan diri dan merebut setiap peluang untuk meningkatkan kapasitas diri yang dibuka oleh berbagai pihak, baik oleh pemerintah, badan usaha, maupun masyarakat sendiri.

” Pembangunan Sumber Daya Manusia Memperkuat Pondasi Kebangkitan Nasional Indonesia dalam Era Digital,” kata Menteri Rudiantara dalam sambutan tertulisnya.

Terkait dengan hal tersebut, Menteri Rudiantra menjelaskan melalui pembangunan manusia yang terampil dan terdidik, pemerintah ingin meningkatkan daya saing ekonomi dan secara simultan meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.

Sejarah Harkitnas

Tanggal 20 Mei 1908 adalah hari lahirnya organisasi sosial Budi Utomo.
tanggal berdirinya Boedi Oetomo tersebut kemudian ditetapkan sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Situs wikipedia.org menulis, tonggak kebangkitan nasional lainnya juga ditandai dengan berdirinya Sarekat Dagang Islam pada tahun 1905 di Pasar Laweyan, Solo yang kemudian berubah menjadi Sarekat Islam. (RD01).

About the author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto