Kisah Upi Selamat Liput Konflik, Jadi Perhatian Mahasiswa Calon Jurnalis

Kisah Upi Selamat Liput Konflik, Jadi Perhatian Mahasiswa Calon Jurnalis

- in Berita
1226
0

Jurnalis Senior, Upi Asmaradha (tengah) membawa materi Esensi Jurnalis di Pendidikan dan Latihan (Diklat) LPP KARAKTER Unsulbar,  Minggu (09/09).

karakterunsulbar – Lembaga Penerbitan dan Penyiaran (LPP) KARAKTER Universitas Sulawesi Barat menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) angkatan ke-III, Minggu – Selasa,09 – 11 September 2018.

Panitia menghadirkan sejumlah pemateri Salah satunya adalah jurnalis senior, Upi Asmaradhana.

Tampil di hari pertama, Upi yang juga mantan jurnalis sejumlah TV nasional menyampaikan materi tentang esensi dan prinsip dasar jurnalis.

Menurut Upi yang kini memimpin media kabarmakassar.com, jurnalis membawa misi yang mulia yakni mengabarkan kebenaran, menyampaikan ke khalayak tentang berita yang bermanfaat.

” Sebaik – baik manusia adalah yang membawa manfaat bagi kehidupan, dengan menjadi jurnalis yang baik, profesional, banyak kebaikan yang kita bisa lakukan untuk kehidupan di dunia ini,” kata Upi dihadapan para mahasiswa peserta diklat jurnalistik KARAKTER di aula hotel Abrar Majene.

Dalam materinya, Upi juga menceritakan sejumlah pengalamannya melakukan liputan sejak tahun 1993.
Diantara pengalaman itu yang dibagikan ke mahasiswa adalah kesempatannya mengunjungi berbagai negara di dunia dalam rangka tugas liputan.

” Mengunjungi kota Vienna (Austria,_) itu misalnya adalah impian saya sejak SD saat saya membaca buku, kelak impian itu tercapai setelah saya menjadi jurnalis,” katanya memotivasi mahasiswa peserta Diklat.

Liputan Konflik

Selain berbagai kisah liputan di luar negeri, Upi yang untuk kedua kalinya menjadi pemateri di Diklat KARAKTER UNSULBAR juga menyampaikan pengalamannya meliput sejumlah konflik di tanah air.

Salah satu kisah Upi yang menarik perhatian peserta diklat adalah pengalamannya meliput konflik bernuasa Suku Agama dan Ras (SARA) di Poso, Sulawesi Tengah.

” Meliput konflik itu punya tantangan tersendiri, saat itu saya masuk (meliput) di daerah satu kelompok, saya diperiksa identitas dan ditanya soal agama, sambil dijaga dengan senjata, Untungnya saat itu saya sudah antisipasi dengan tidak membawa KTP, dan saya mampu meyakinkan bahwa saya adalah jurnalis yang independen,” terang Upi membagi tips meliput konflik.

Mahasiswa peserta Diklat juga mendapat cerita tentang pengalaman Upi meliput konflik bernuasa SARA di Ambon serta liputan kerusuhan pasca referendum Timor Leste.

” Kami menghadirkan kanda Upi, selain karena beliau adalah jurnalis senior di Indonesia, juga kemampuan beliau dalam melahirkan jurnalis – jurnalis muda, pengalaman kak Upi adalah pelajaran yang sangat berharga bagi mahasiswa yang bercita – cita jadi jurnalis,” kata ketua panitia Diklat III, Tina.

Diklat KARAKTER Unsulbar diikuti puluhan peserta, selain mahasiswa Unsulbar, para peserta yang ikut juga dari perguruan tinggi lain di Sulsel dan Sulbar antara lain Unhas Makassar, STAIN Majene serta Universitas Tomakaka Sulbar.  Peserta Diklat akan mendapatkan berbagai materi terkait jurnalistik, mulai selak- beluk media, teknik dasar menulis berita, teknik wawancara hingga praktek meliput. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Perikanan Gelar Lomba Karya Tulis Ilmiah, Peserta Berbagai Kampus Bawa Ide Menarik

Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang digelar Himapri