Foto: Ketua KPUM Unsulbar (Syahril Syarif)
Karakterunsulbar.com- Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), tetapkan Data Pemilih Tetap (DPT) Mahasiswa sebanyak 8.142 pemilih.
Ini berdasarkan data yang didapat dari Rektorat Unsulbar. Meski sebelumnya, ketua KPUM, Syahril Syarif (Perikanan, 2016) menyatakan, mengalami kendala terkait data mahasiswa di Universitas dan Fakultas yang berbeda.
“Data dari Universitas membludak dibanding data fakultas,” ujarnya saat ditemui usai Debat Kandidat Calon Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres-Wapres) Badan Eksekutif Mahasiswa Unsulbar (BEM-Unsulbar). (19/2/2020).
Berdasarkan data dari universitas, jumlah DPT Mahasiswa di delapan fakultas yakni : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) sebanyak 1.621 mahasiswa, Fakultas Ekonomi (FEKON) sebanyak 1.616 mahasiswa, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) berjumlah 1.234 mahasiswa.
Serta, Fakultas Teknik (FT) berjumlah 1.511 mahasiswa, Fakultas Pertanian dan Kehutanan (FAPERTAHUT) sebanyak 837 mahasiswa, Fakultas Peternakan dan Perikanan (FAPETKAN) sebanyak 640 mahasiswa. Fakultas Kesehatan (FIKES) sebanyak 536 mahasiswa. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 147 mahasiswa.
Keputusan KPUM menggunakan data dari Universitas dikarenakan belum rampungnya pemuktahiran data dari tiap fakultas. Mengingat, hanya Empat fakultas yang mengumpulkan data pasti, yakni FKIP, FMIPA, FAPETKAN, dan FIKES.
“Kami pakai data Universitas karena waktu sudah sangat mepet untuk tunggu data dari tiap fakultas,” tulis Syahril melalui pesan Whatsapp. (22/2)
Ia menambahkan, pertimbangan lainnya karena dikhawatirkan data dari fakultas kurang hingga bermasalah surat suara nantinya. Ia juga mengklarifikasi bahwa surat suara mencapai 8.000 lebih.
“Itu perkiraan waktu kita dapat data dari FKIP dan data rektorat sangat berbeda jauh, sehingga kami perkirakan kalau data dari fakultas masing-masing yang kita pakai, bisa jadi tidak sampai 8000 an,” jelasnya.
Dikonfirmasi terkait kekhawatiran kecurangan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) nanti, Syahril menegaskan bahwa akan ada absen DPT Mahasiswa di setiap TPS yang nantinya akan ditandai setelah menggunakan hak suara. Dan, mahasiswa juga tidak bisa memilih tanpa membawa kartu identitas.
Syarat Pemilih Mahasiswa
Tiap mahasiswa yang akan memilih nantinya di tanggal 25 Februari, harus memperhatikan beberapa ketentuan sebagai berikut :
- Membawa Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), atau,
- Kartu Ujian Siakad yang mempunyai foto, atau,,
- Kartu Rencana Studi (KRS) dan kartu identitas yang berfoto jelas.
Delapan Titik TPS Pilpres-Wapres BEM-Unsulbar yang akan dibuka mulai pukul 08.00-15.00 Wita.
- Di Kampus Biru untuk mahasiswa FAPETKAN
- Depan Dekanat untuk mahasiswa FEKON
- Parkiran FISIP untuk mahasiswa FISIP
- Aula HG 1 untuk mahasiswa FKIP
- Parkiran Kampus Padhang-padhang FAPERTAHUT untuk mahasiswa FAPERTAHUT
- Ruang kuliah HP.01 untuk mahasiswa FT
- Gedung UN lantai dua untuk mahasiswa FMIPA
- Di SDN No. 8 Buttu Samang untuk mahasiswa FIKES.
Tiga Paslon yang akan dipilih yakni Paslon 01 Muhammad Iqsam (Akuntasi, 2015) dengan wakilnya Irwan (Pendidikan Fisika, 2016). Paslon 02 Muh. Arabi (Teknik Sipil, 2015) didampingi Abd. Rahman (Agribisnis 2017) sebagai wakil. Dan, Paslon 03 yakni A. Muh. Asrul Mawardi (Ilmu Hukum, 2016) dengan wakilnya Arman Febrian (Matematika, 2016).

