Kuliah Online, Mahasiswa Hadapi Masalah Kuota Internet

Kuliah Online, Mahasiswa Hadapi Masalah Kuota Internet

- in Kabar Kampus
3911
0

Foto : Rektorat Unsulbar

Karakterunsulbar.com – Kuliah online yang dilaksanakan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berdasarkan surat edaran Rektor Akhsan Djalaluddin ternyata menuai banyak keluhan mahasiswa.

Seperti yang dirasakan oleh Himpunan dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas yang menjadi tempat mahasiswa mengeluh.

Salah satunya, ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis, Farmansyah (Agribisnis, 2016) yang menyatakan, mendapat keluhan mengenai banyaknya tugas.

“Meminta agar dosen tidak memberikan tugas terlalu berat yang membuat mahasiswa keluar rumah, mengingat himbauan pemerintah untuk tetap berada di rumah,” ujarnya melalui pesan Whatsapp. (27/3/2020)

Hal serupa juga dikatakan oleh ketua BEM Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Bahtiar (Pendidikan Bahasa Inggris, 2017). Menurutnya, keluhan mahasiswa timbul karena minimnya fasilitas elektornik seperti Handphone (HP) dan laptop, serta mahalnya kuota internet dan jangkauan jaringan untuk menggunakan beberapa aplikasi kuliah online seperti Zoom dan Cloud.

“Kalau kampus tetap mau berlakukan kuliah online, harusnya ada pembagian kuota gratis karena ini termasuk penggunaan UKT mahasiswa,”

Begitupun ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol), Munir (Ilmu Politik, 2016), yang juga mendapat banyak keluhan dari kalangan mahasiswa. Namun, ia menyarankan kepada mahasiswa untuk tidak banyak mengeluh.

“Tugas yang diberikan dosen itu belum seberapa, sekarang semua tersedia melalui google, kita dapat memperoleh referensi,” jelas Munir (27/3).

Lebih lanjut Munir menjelaskan, semua tergantung bagaimana mahasiswa menggunakan media.

Keluhan mahasiswa juga diterima oleh ketua Himpunan Mahasiswa Matematika (Himatika), Salman (Matematika Sains, 2018), dan ketua BEM Fakultas Ekonomi (Fekon), Muh. Iksan (Manajemen, 2016).

“Setidaknya berilah kami paling biaya untuk kuota sehari-hari, karena untuk daring, misalnya menggunakan aplikasi zoom sangat boros kuota,” ujar Salman. (27/3)

Respon Kampus

Sebelumnya, sistem kuliah online (daring) Unsulbar mulai dilaksanakan sejak tanggal 17 – 29 Maret 2020 sesuai Surat Edaran rektor Nomor :197/UN55/HK/2020 tentang Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Univeristas Sulawesi Barat, yang diterbitkan pada 16 Maret 2020.

Dan diperpenjang sampai 5 April 2020 sesuai Surat Edaran Nomor : 211/UN55/HK/2020 tentang Penyesuaian Kerja dalam Rangka Upaya Pencegahan Infeksi COVID-19 di Lingkungan Unsulbar yang diterbitkan 27 Maret lalu.

Terkait keluhan mahasiswa, dikonfirmasi kepada Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Abdul Latif Dolla, mengungkapkan telah melakukan rapat bersama anggota Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Internal (SPMI) Unsulbar dan telah menerima beberapa saran, serta akan melakukan rapat dengan gugus SPMI guna mengkaji hal tersebut.

“Insha Allah besok siang kami rapat dengan gugus, dan mengkaji data yang sudah dikumpulkan, untuk bahan kebijakan,” Tulisnya melalui pesan Whatsapp kepada karakterunsulbar.com (29/04).

Ia juga menjelaskan, Rektor telah memberikan arahan untuk solusi terkait permasalahan kuliah online tersebut.

Karakterunsulbar.com juga mengonfirmasi kepada salah satu dosen Unsulbar yang melaksanakan sistem kuliah online, yakni dosen Prodi Kehutanan, Fakultas Pertanian dan Kehutanan (Fapertahut), Dr. Ritabulan, S.Hut., M.Si.

Ia mengatakan, seharusnya dosen memberikan penjelasan terlebih dahulu dan memperhitungkan tingkat kesulitan soal serta kondisi negara yang sedang menghadapi wabah Pandemi COVID-19.

“Semoga Universitas dapat menyediakan fasilitas untuk kebutuhan kuliah online yang lebih praktis dan ekonomis, baik dari sisi mahasiswa maupun dosen,” harap Ritabulan yang juga merupakan koordinator Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fapertahut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Breaking News : Dr. Kartika Unggul Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar

Dekan FKIP Terpilih, Dr. Kartika Hajati, M.Pd (