KKN Mandiri, P2KKN Unsulbar Beri Penjelasan

KKN Mandiri, P2KKN Unsulbar Beri Penjelasan

- in Kabar Kampus
1765
0

Foto: Mahasiswa saat menerima pembekalan KKN 2019

Karakterunsulbar.com – Di tengah pandemi COVID-19, Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri 2 Juli – 10 Agustus 2020 nanti.

Hal tersebut berdasarkan hasil rapat Lembaga Penelitian Pengabdian Masyarakat dan Penjaminan Mutu (LPPM dan PM) Unsulbar dengan dekan tiap fakultas Rabu, 17 Juni lalu di gedung LPPM Unsulbar.

Ketua Panitia Pelaksana KKN (P2KKN), Muhammad Arafat Abdullah menjelaskan, di KKN Mandiri 2020 mahasiswa dapat memilih lokasi yang ingin ditempati.

Namun, untuk mempertimbangkan biaya KKN, pihak universitas menyarankan untuk melakukan pengabdian di domisili tiap mahasiswa nantinya.

“Nanti di pembekalan, kita akan minta mahasiswa KKN di desa masing-masing,” jelasnya saat dihubungi. (19/06)

Ia juga mengkhawatirkan bahwa jika mahasiswa memilih desa lain dengan kondisi di tengah pandemi sekarang ini, pihak desa tersebut tidak akan menerima mahasiswa KKN.

“Tapi, jika desa tersebut siap menerima mahasiswa nanti itu tidak jadi masalah,” tambahnya.

Arafat juga menyampaikan, di KKN Mandiri 2020 mahasiswa akan mengurus sendiri surat izin untuk pelasanakan KKN-nya di desa, berbeda dengan KKN Reguler yang umumnya dilakukan oleh pihak universitas.

Lanjutnya, untuk program kerja KKN Mandiri yang bisa dilakukan, mahasiswa dapat mengadopsi program kerja KKN Reguler dan KKN Profesi.

“Kalau di tempat domisili berdekatan dengan kantor atau instansi dan mahasiswa mau bantu-bantu di sana juga bisa kalau pihak kantor siap menerima,” lanjutnya.

Terkait surat izin pelaksanaan KKN Mandiri, mahasiswa dapat meminta surat izin dari P2KKN.

Jadwal KKN Mandiri 2020

Sesuai kesepakatan rapat LPPM dengan dekan tiap fakultas di Unsulbar, Pemdaftaran KKN Mandiri dimulai 17 – 23 Juni 2020 secara online di Website P2KKN. http://p2kkn.unsulbar.ac.id

Selanjutnya, akan dilakukan Pembekalan secara online selama 2 hari, 29 – 30 Juni 2020 nanti. Serta, penarikan mahasiswa KKN 10 Agusutus 2020.

Siapa Saja yang Bisa Ikut KKN Mandiri ?

P2KKN menjelaskan, peserta KKN Mandiri 2020 adalah mahasiswa yang sudah memprogram KKN pada semester genap 2019/2020 dan terdaftar di data siakad.

“Namun, berdasarkan hasil rapat, mahasiswa yang belum memprogram KKN semester ini tapi mau ikut di KKN Mandiri, pihak fakultas bisa menyampaikan hal tersebut ke bidang akademik atau pimpinan,” tambahnya.

KKN Mandiri di Tengah COVID-19

Sebelumnya, KKN Mandiri telah disebutkan dalam Surat Edaran Unsulbar nomor : 221/UN55/IIK/2020 tentang Kebijakan Penyelenggaraan Kegiatan Pembelajaran dalam Masa Pencegahan Penyebaran COVID-19, 7 April 2020 lalu.

Terdapat dalam poin ke 6 yang menyebutkan bahwa bagi mahasiswa yang akan melaksanakan KKN pada semester genap tahun 2019/2020, dapat dilakukan secara mandiri yang teknis pelaksanaannya akan diatur oleh LPPM dan Fakultas masing-masing.

Lalu, kembali dalam audiensi pada 17 Juni lalu, Rektor Akhsan Djalaluddin menyampaikan pada mahasiswa bahwa KKN Mandiri akan dilaksanakan dengan program keikutsertaan dalam pencegahan COVID-19 sesuai jurusan mahasiswa.

Juga, P2KKN mengungkapkan, KKN Mandiri 2020 akan memiliki tema umum tentang bagaimana pencegahan dan benanggulangan COVID-19.

“Di kondisi sekarang ini, desa fokus dengan program pencegahan COVID-19, dan mahasiswa bisa ikut serta di program desa tersebut,” jelasnya.

Namun terlepas dari tema umum, mahasiswa juga bisa membuat program kerja yang sesuai dengan jurusannya.

Pun, selama KKN Mandiri tidak akan ada target jumlah program kerja yang harus dilakukan mahasiswa. Namun, program kerja akan dilaksanakan secara berkelanjutan selama 40 hari KKN nanti.

KKN Mandiri Serba Sendiri ?

Di KKN Mandiri 2020 nanti, mahasiswa akan tetap didampingi oleh supervisor selama menjalankan KKN. Dan akan mendapatkan pembekalan secara khusus dari tiap supervisor, juga monitoring dan evaluasi secara online.

“Jadi, tidak dilepas sendiri-sendiri, tetap akan ada pembimbingan oleh supervisor terkait masalah maupun kendala di lapangan nanti,” jelas Arafat.

Juga, P2KKN menyampaikan, akan ada pembagian kelompok KKN Mandir berdasarkan domisili dan wilayah mahasiswa yang saling berdekatan.

Lebih lanjut, P2KKN akan merapatkan kelanjutan dari teknis KKN Mandiri nanti bersama supervisor sebelum pembekalan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Dosen Ekonomi Unsulbar Latih Warga Kemas Produk Gula Merah

Foto : Dosen Unsulbar saat melakukan pengabdian kepada