Soal Transparansi Anggaran, Tuntutan Mahasiswa dan Tanggapan Dekan FISIP

Soal Transparansi Anggaran, Tuntutan Mahasiswa dan Tanggapan Dekan FISIP

- in Kabar Kampus
400
0

Foto : aksi mahasiswa FISIP tuntut transparansi anggaran di depan gedung fakultas

Penulis : Syahril

Karakterunsulbar.com – Baru-baru ini mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) melakukan aksi demo terkait transparansi penggunaan anggaran fakultas di depan gedung FISIP. Senin, 6 September 2021.

Demo ini digawangi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP beserta tiga Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yakni Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum (HMH), Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (HIMAHI), dan Himpunan Mahasiswa Politik (HIMAPOL).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menuntut transparansi anggaran fakultas dikarenakan minimnya pendanaan yang diterima oleh lembaga kemahasiswaan dalam berkegiatan.

Selain menuntut soal anggaran, mereka juga menuntut tentang kejelasan akreditasi fakultas dan Prodi, meminta pimpinan mengevaluasi kinerja staf dan dosen, dan menginginkan fakultas memprioritaskan kegiatan kemahasiswaan, serta mendorong agar dilaksanakannya perkuliahan tatap muka.

Jenderal Lapangan, Andi Altas (Ilmu Hukum, 2018), menjelaskan bahwa demo dilakukan karena pihak fakultas tidak memberikan alasan yang jelas mengenai anggaran kemahasiswaan.

“Kami menilai bahwa pihak fakultas tidak melakukan apa yang menjadi tupoksinya sebagai birokrasi kampus,” jelasnya, (6/9).

Ia mengungkapkan, gerakan yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa FISIP tersebut murni dari keinginan mahasiswa yang merasakan minimnya anggaran kemahasiswaan.

“Kami dari beberapa gabungan lembaga yang ada di FISIP merasakan minimnya anggaran kemahasiswaan khususnya dalam melaksanakan kegiatan,” ujarnya.

Andi Altas juga menuturkan bahwa aksi ini disambut baik oleh dekan FISIP, Dr. Burhanuddin, M.Si.

“Setiap tuntutan kami pak dekan telah mengindahkan poin tersebut,” tuturnya.

Tanggapan Dekan FISIP

Dikonfirmasi tim Karakter Unsulbar, Burhanuddin beranggapan bahwa aksi yang dilakukan oleh mahasiswa FISIP adalah tindakan yang wajar, mengingat tingginya idealisme kejujuran dan integritas mereka untuk pengemban fungsi Guardian of value.

Ditanya terkait isu ketidaktransparanan anggaran fakultas, dekan yang telah dua periode itu mengaku telah memperlihatkan rincian anggaran pada mahasiswa aksi saat audiensi di FISIP dan merasa selalu siap jika diminta memperlihatkan lagi rincian tersebut nantinya.

“Yang susun rancangan anggaran adalah kepala Sub Bagian Keuangan, saya selaku dekan cukup mengawasi dan menyetujui atau tidak rancangan itu. Mahasiswa tentu tidak tahu apa saja perencanaannya, dan fakultas tidak harus membeberkan semua pendanaan fakultas,” ujarnya saat dihubungi, (7/9).

Ia juga menyayangkan mahasiswa yang mengeluhkan minimnya pendanaan kegiatan kemahasiswaan. Pasalnya, semenjak kegiatan kemahasiswaan dibatasi pasca pandemi Covid-19, dana yang disalurkan universitas ke fakultas juga dikurangi.

Namun berkat aspirasi mahasiswa, Burhanuddin mengaku akan berusaha meminta konsultasi perubahan anggaran yang sudah ditetapkan pada universitas.

“Perubahan dalam bentuk penambahan anggaran tentunya, namun untuk persentase tambahannya saya belum tahu,” katanya.

Ia menambahkan, untuk kedepannya setiap lembaga mahasiswa akan diminta memberikan rancangan kegiatan dalam jangka kerja satu tahun ke fakultas agar nantinya pihak fakultas juga bisa mengoordinir perencanaan teratur ke universitas.

Hasil Audiensi Mahasiswa Aksi dengan pimpinan FISIP

Setelah audiensi dengan dekan FISIP beserta jajarannya, kedua belah pihak menuai kesepakatan yakni disetiap lembaga yang ada di FISIP disarankan untuk menyetor hasil rapat kerja masing-masing ke fakultas.

Memprogres perubahan anggaran di tahun ini trutama di kegiatan kemahasiswaan.

Juga, menghadirkan perwakilan mahasiswa di setiap kegiatan fakultas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Teken MoA, FKIP Unsulbar dan Disdikbud Komitmen Perbaiki Pendidikan Sulbar

Foto : Penandatanganan MoA FKIP Unsulbar dengan Dinas