Foto : Suasana mengajar mahasiswa FMIPA di SDN 24 Batutaku, Desa Onang, Majene
Penulis : Nur Khatifah (Matematika, 2019)
Karakterunsulbar.com – Lewat program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) utus mahasiswa mengajar di SDN 24 Batutaku, Desa Onang, Kecamatan Tubo Sendana, Majene. Senin, (11/10/2021).
Ketua Program Studi Matematika, Rahmawati, S.Si., M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan ini akan berlangsung selama tiga bulan sejak Oktober hingga Desember nanti, dan dilakukan dua kali dalam sebulan.
“Kegiatan ini untuk pengabdian kepada masyarakat, FMIPA sendiri tiap semester rutin melaksanakan kegiatan seperti ini. Karena dalam dunia perdosenan sangat dituntut untuk turun langsung ke Masyarakat, bukan hanya meneliti dan mengajar,” ujarnya saat ditemui di Rektorat Unsulbar, Rabu, (13/10).
Ia juga menyampaikan, kegiatan itu melibatkan mahasiswa agar dapat membangun kemampuan serta komunikasi mereka di luar pembelajaran kampus.
“Selain wujud Tri Dharma perguruan tinggi, ini juga melatih hard skill dan soft skill mahasiswa,” tambahnya.
Kepala Desa Onang, Asmadi, dan Kepala Sekolah SDN 24 Batutaku, Syamsuddin, juga sangat mengapresiasi kegiatan belajar mengajar dari program pemerintah yang satu ini. Serta berharap, para mahasiswa memberikan suasana baru kepada para siswanya.
“Sangat baik sekali untuk mengajar anak-anak kami disini. Berharapnya, para mahasiswa lebih giat lagi agar nampak ke Masyarakat bahwa betul-betul mahasiswa dari Unsulbar sangat peduli kepada masyarakat,” ungkap Asmadi kepada mahasiswa FMIPA. Selasa, (12/10).
Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FMIPA, Riswan (Matematika, 2017), sekaligus salah satu pengajar di sekolah tersebut bersyukur, selain dapat memberikan pengetahuan, saat mengajar ia juga diajarkan kesabaran dan keikhlasan ke anak-anak.
“Seiring pelaksanaannya, musti lahir metode baru dalam proses belajar-mengajar dengan tujuan anak-anak tetap ceria selama berlangsungnya materi. Seperti permainan edukasi,” tulisnya melalui pesan WhatsApp, (14/10).
Ia juga berharap, kegiatan ini dapat membantu meningkatkan semangat belajar anak-anak, melihat tidak efisiennya pembelajaran daring atau luring secara terbatas khususnya di Desa Onang.

