Foto : dosen Unsulbar saat ajari masyarakat desa Lekopadis kelola limbah kulit Kacang Hijau (sumber : Deka Uli Fahrodi)
Penulis : Syahril
Karakterunsulbar.com – Dosen Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) manfaatkan kulit Kacang Hijau jadi tambahan pakan ternak.
Pemanfaatan ini untuk mengatasi masalah pakan di musim kemarau yang menyebabkan tanaman sulit tumbuh subur. Sehingga peternak tak perlu lagi mengurangi makanan hewan peliharaan yang berakibat pada produktivitas hewan.
Hal ini diungkapkan ketua Tim Pengabdian, Taufik Dunialam Khaliq, S.Pt.,M.Si, ia menjelaskan bahwa limbah kulit Kacang Hijau belum banyak dimanfaatkan, padahal memiliki potensi sebagai pakan alternatif.
“Ini karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pengelolaan limbah ternak dan pertanian,” tuturnya saat diwawancara, (18/10/2021).
Pengabdian dilakukan di desa Lekopadis, kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar yang sebagian besar masyarakatnya memiliki lahan perkebunan Kacang Hijau.
Selain Kacang Hijau, petani juga diajarkan mengelola limbah pertanian lainnya, seperti dedak Padi, kulit Kakao, dan limbah sayuran, bahkan limbah rumah tangga menjadi pakan alternatif.
“Ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan, juga memberikan solusi pada petani dan peternak untuk memanfaatkan limbah tersebut sebagai pakan alternatif,” ucapnya dengan harap pada kegiatan yang berlangsung 18 Juli 2021 lalu.

