PKKMB Unsulbar 2025 : Gubernur SDK Mengenang Selesaikan Tugas Kuliah Dengan Prof. Basri

PKKMB Unsulbar 2025 : Gubernur SDK Mengenang Selesaikan Tugas Kuliah Dengan Prof. Basri

- in Berita, Kabar Kampus
270
0

Gubernur Suhardi Duka (SDK) menyampaikan orasi ilmiah pada kegiatan PKKMB Unsulbar 2025 di aula kampus Padha-Padhang, Tande Timur, Majene, 12 Agustus 2025. (Foto : Vinolia) 

karakterunsulbar.com – Prosesi pengukuhan mahasiswa baru Unsulbar digelar dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025.
Salah satu momen menarik dalam acara PKMMB, saat Gubernur Suhardi Duka (SDK) dalam orasi ilmiahnya menyampaikan kisah perjuangannya menyelesaikan tugas mata kuliah dan terbantu dengan interaksinya dengan Prof. Basri Hasanuddin.

Dihadapan pimpinan Unsulbar, tamu undangan serta ribuan mahasiswa, Gubernur SDK mengawali kisahnya itu dengan menceritakan, saat menjadi mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Hasanuddin (Unhas), Ia mendapat tugas dari dosen dalam mata kuliah Human Relation.

” Kita diberi tugas (mata kuliah,-), kalau bisa foto dengan Gubernur, Walikota atau Rektor dapat nilai A, kalau dengan Pembantu Rektor B,” kata SDK mengawali kisahnya.

Setelah mendapat tugas mata kuliah dari dosen, SDK sebagai mahasiswa kemudian berjuang untuk menyelesaikan tugas itu.

Ia menceritakan, untuk mengerjakan tugas Mata Kuliah itu, SDK berjuang keras bertemu berfoto dengan dengan gubernur tapi tidak bisa, berupaya bertemu dengan walikota juga tidak bisa.

” Dua hari saya di depan kantor Rektor juga tidak bisa bertemu, akhirnya saya ke rumah Prof. Basri Hasanuddin yang saat itu Pembantu Rektor II (Unhas,-), akhirnya saya dapat nilai B,” kata SDK yang juga ketua Ikatan Alumni  Ilmu Komunikasi Unhas.

Cerita Bupati Mamuju periode 2005 – 2015 itu disambut tepuk tangan meriah ribuan orang peserta pembukaan PKKMB di aula kampus Padhang-Padhang, Tande Timur.
Prof. Basri yang berada di barisan kursi tamu undangan, tersenyum mendengar kisah Gubernur SDK.

” Interaksi cukup dekat khususnya dengan mahasiswa dari Mandar, seperti pak SDK. Memang dulu sering mahasiswa datang mahasiswa, ada yang bimbingan atau penyelesaian tugas,” kenang Prof. Basri saat dikonfirmasi usai acara.

Gubernur SDK (kiri), Prof Basri Hasanuddin ( Kanan) di acara PKKMB Unsulbar 2025. (foto : Youtube Unsulbar )

Prof. Basri Hasanuddin yang lahir  6 November 1939 pernah menduduki sejumlah jabatan di Unhas, antara lain Pembantu Rektor hingga menjadi Rektor Unhas ke-9 mulai tahun 1989 hingga 1997. Ia juga pernah menjadi Menko Kesra serta Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Islam Iran, 2003 – 2006.

Pengukuhan

Prosesi penerimaan secara resmi mahasiswa Unsulbar angkatan 2025 dimulai dengan pengukuhan dalam rapat senat terbuka.
Ribuan mahasiswa mengikuti kegiatan yang berlangsung di halaman gedung kembar tersebut.

Pada kegiatan pengukuhan yang dihadiri Ketua Senat dan anggota Senat Unsulbar, acara juga diisi dengan pemasangan jaket almamater serta penyampaian ikrar mahasiswa baru.

Setelah apel dan pengukuhan di halaman gedung kembar, acara kemudian berlanjut di aula mini Unsulbar, kampus Padha-Padhang, Tande Timur dengan sejumlah kegiatan antara lain; arahan direktur pembelajaran dan kemahasiswaan Kemendiktisaintek, sambutan Rektor Unsulbar Prof. Muhammad Abdy, penandatangan MoU Unsulbar dengan pemprov Sulbar, sejumlah pemkab di Sulbar serta Bawaslu Sulbar.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Muhammad Abdy menyampaikan jumlah mahasiswa baru Unsulbar angkatan 2025 sebanyak 3.270 orang yang berasal dari tiga jalur seleksi, masing – masing SNBP : 869 orang, SNBT 1.515 orang serta jalur Mandiri 886 orang.

“Sebenarnya masih banyak peminat yang mau masuk ke Unsulbar, akan tetapi keterbatasan fasilitas dan ruang kelas sehingga kita membatasi hanya tiga ribuan yang kita terima” ungkap prof Abdy dalam sambutanya.

Selain Gubernur SDK, tamu undangan yang tampak hadir dalam acara pembukaan PKKMB 2025 itu antara lain; Bupati Majene, Andi Syukri Tammalele, Bupati Mamasa Willem Sambolangi, Wakil Bupati Polewali Mandar, Andi Nursami, Kepala Kejakasaan Negeri Majene, Andi Irfan, MH, Ketua Bawaslu Provinsi Sulbar, Nasrun, Perwakilan Bank Indonesia Sulbar serta tamu undangan lainnya.

Komitmen Pemprov Sulbar

Dalam orasinya Gubernur Suhardi Duka menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pembangunan akses jalan menuju Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melalui bantuan keuangan daerah (Banrub).

Janji tersebut disampaikan saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsulbar, yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Unsulbar dan Pemerintah Provinsi serta beberapa Pemerintah Kabupaten.

Selain infrastruktur, SDK juga memaparkan dukungan Pemprov Sulbar di bidang pendidikan, termasuk beasiswa bagi 26 mahasiswa kedokteran Unsulbar dari total 100 beasiswa untuk kampus tersebut, yang merupakan bagian dari 1.000 beasiswa pembangunan SDM Sulbar.

Dalam pidatonya, SDK menyoroti enam tantangan masa depan yang menjadi peluang bagi Sulbar, mulai dari bonus demografi, hilirisasi industri, pengembangan pariwisata, adaptasi perubahan iklim, percepatan digitalisasi, hingga penguatan budaya lokal di tengah arus globalisasi. Ia menegaskan, Unsulbar memiliki peran strategis sebagai pusat pembangun peradaban, termasuk melalui gagasan “Wajib Baca 20 Buku sebelum lulus SMA” untuk meningkatkan indeks literasi daerah. (VIN/RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto