Pengabdian Dosen : Variasi Pengolahan Ikan Terbang Bangkitkan Usaha Kuliner Warga

Pengabdian Dosen : Variasi Pengolahan Ikan Terbang Bangkitkan Usaha Kuliner Warga

- in Berita, Kabar Kampus
566
0

karakterunsulbar.com – Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Dosen Unsulbar berupa Diversifikasi Olahan Ikan Terbang mendapat apresiasi dari pemerintah dan masyarakat.

Diversifasi atau membuat variasi olahan ikan dinilai dapat membangkitkan usaha kuliner warga di kelurahan Mosso, Kecamatan Sendana, kabupaten Majene.

PKM Diversifikasi Olahan Ikan Terbang Dosen Unsulbar yang didanai oleh DPPM (Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi berlangsung di Lingkungan Labuang, Kelurahan Mosso, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, 31 Agustus 2025.

Pemerintah Kelurahan Mosso menyatakan kegiatan PKM dosen Unsulbar berupa pembuatan variasi olahan Ikan Terbang sangat tepat digelar di daerah tersebut karena kelurahan Mosso memiliki bahan baku Ikan Terbang yang melimpah.

” Program pengabdian dosen ini dapat menjadi solusi untuk membangkitkan usaha kuliner Ikan Terbang, dalam beberapa tahun terakhir terjadi penurunan pengunjung, jadi adanya program diversifikasi seperti ini, produk olahan Ikan Terbang akan lebih bervariasi, lebih beragam,” kata Idham.

Selain pemerintah kelurahan, warga pelaku usaha kuliner ikan juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan PKM dosen Unsulbar.

Menurut ketua kelompok Mosso Indah, Rasti Sapri, kegiatan Tim Pemberdayaan Desa Binaan Universitas Sulawesi Barat yang telah menghadirkan inovasi dalam pembuatan berbagai produk olahan Ikan Terbang.

Kegiatan dosen ini menjadi sebuah terobosan baru bagi masyarakat Kelurahan Mosso, karena memberikan peluang nyata dalam meningkatkan nilai tambah hasil tangkapan ikan terbang yang selama ini hanya dijual dalam bentuk segar,” ungkap Rasti.

Nugget Ikan

Tim PKM Unsulbar Diversifikasi Olahan Ikan Terbang terdiri atas sejumlah dosen Unsulbar antara lain; Dr. Muhammad Nur M.Si (Dosen Sumber Daya Akuatik Fakultas Peternakan dan Perikanan Unsulbar), Muhammad Nur Ihsan M.Si (Dosen Perikanan Tangkap), Wulan Ayuandiani, MM (Dosen Fakultas Ekonomi).

Dosen Unhas Makassar, Dr. Fahrul, M.Si (Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan) juga menjadi tim dalam kegiatan PKM tersebut.

Tim menyatakan PKM tersebut bertujuan untuk menciptakan inovasi hasil riset diversifikasi olahan ikan terbang.

Tujuan lainnya agar warga yang tergabung dalam kelompok usaha mampu memahami pembuatan dan membuat produk perikanan sesuai standar yaitu Bakso Ikan, Nugget ikan, Sambal ikan asap terbang, Sambal ikan goreng terbang, Sambal ikan kering terbang, dan olahan tradisional yaitu pupu’ dan kababag.

Dengan adanya diversifikasi ini, ikan terbang tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, tetapi juga diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kelurahan Mosso,” kata Dr. Muhammad Nur saat memberikan materi pelatihan kepada warga.

Label Produk

Dalam kegiatan yang sama, pemateri lainnya, Dr. Fahrul menekankan dalam pengolahan ikan terbang penting memperhatikan Standar Operating Procedur (SOP) dan Standar Sanitation Operational procedur (SSOP). Hal tersebut kata Dr. Fahrul bertujuan agar produk yang dihasilkan berkualitas dan bernilai jual tinggi.

Pemateri Muhammad Ihsan menekankan pada pengemmasan dan pelabelan produk, sementara Wulan Ayuandiani, MM mengingatkan bahwa dalam melakukan usaha perlu melakukan manajemen usaha, meliputi manajemen bahan baku, manajemen produksi, manajemen pemasaran dan analisa keuangan. (Rls)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pildek FKIP : 1 Kandidat Mundur, 2 Doktor Internal FKIP Maju ke Tahap Pemilihan

Sosialisasi Pemilihan Dekan FKIP melalui baligo di depan Rektorat