Jalur Mandiri Kedokteran Terbuka, Pemkab Sampaikan Konfirmasi Beasiswa

Jalur Mandiri Kedokteran Terbuka, Pemkab Sampaikan Konfirmasi Beasiswa

- in Berita, Kabar Kampus
1276
0

Wakil Dekan bidang Akademik Fakultas Kedokteran Unsulbar, Dr. dr. Evawaty. (Dok. Karakter)

karakterunsulbar.com – Universitas Sulawesi Barat secara resmi membuka jalur mandiri untuk penerimaan mahasiswa baru 2025.
Fakultas Kedokteran (FK) Unsulbar menyatakan telah mendapat konfirmasi dari sejumlah pemerintah kabupaten yang siap memberi beasiswa ke mahasiswa baru jalur Mandiri.

Wakil Dekan FK bidang Akademik, Dr. dr. Evawaty kepada jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia, Selasa, 3/6/2025 menjelaskan, dari total 50 kuota mahasiswa baru Kedokteran tahun 2025, tersisa 15 kuota yang akan dialokasikan melalui jalur Mandiri.

Dalam pengumuman seleksi, biaya kuliah per mahasiswa di fakultas Kedokteran jalur Mandiri meliputi antara lain; biaya Iuran Pengembangan Institusi (IPI) Rp. 300 juta dan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester Rp. 30 juta.
Disamping itu untuk mengikuti seleksi membayar biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu.

Dr. dr. Evawaty yang juga merupakan dokter senior di Sulawesi Barat mengungkapkan, pihaknya telah menerima konfirmasi dari sejumlah pemerintah kabupaten (pemkab) di Sulawesi Barat yang siap memberi beasiswa kepada mahasiswa baru jalur Mandiri Kedokteran Unsulbar yang berasal dari daerah kabupaten masing – masing.

” Yang telah memberi konfirmasi siap memberi beasiswa jalur Mandiri ini antara lain Pemkab Majene, Mamasa dan Mamuju Tengah. Selain mengalokasikan untuk masing – masing kabupaten, kita juga menyiapkan kuota Mandiri ini pemerintah provinsi,” kata Dr. dr. Evawaty.

Wakil Dekan FK Unsulbar, Dr.dr. Evawaty bersama jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia. (Dok. Karakterunsulbar.com)

Rasio Dokter

Dr. dr. Evawaty yang pernah menjadi kepala dinas Kesehatan Majene menyampaikan, telah memberikan saran kepada pemkab, bahwa dalam pemberian beasiswa jalur Mandiri ini, penting diikuti dengan perjanjian dengan mahasiswa penerima beasiswa untuk siap mengabdi di daerah yang memberi beasiswa.

” Sejak awal pendirian fakultas Kedokteran ini sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan tenaga dokter di Sulbar,” tambahnya.

Data yang dihimpun, Sulbar dengan penduduk 1,5 juta orang, masih kekurangan dokter.
Berdasarkan data BPS 2024, jumlah dokter umum di Sulbar sebanyak 327 orang, sementara dokter spesialis sebanyak 185 orang.

Peresmian Gedung FK Unsulbar di kampus Padha-Padhang, kelurahan Tande Timur, Majene, 29/4/2025. oleh Menteri Prof Brian. ( Dok. Karakterunsulbar.com)

Tujuan pendirian fakultas Kedokteran untuk memenuhi kebutuhan dokter di Sulbar sebelumnya juga disampaikan Menteri Pendidikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, Prof. Brian Yuliarto, saat meresmikan Gedung Fakultas Kedokteran Unsulbar di kampus Padha-Padhang, kelurahan Tande Timur, Majene, Selasa, 29/4/2025.

” Tentu melihat kebutuhan dokter yang ada di daerah ini masih kurang, harapannya itu dengan warga Sulbar dapat bersekolah kedokteran dan nantinya dapat praktek di Sulbar ini,” kata Menteri Prof. Brian. (VIN/RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto