Potensi dan Tantangan Koperasi Merah Putih, Prodi Politik Unsulbar FGD Bersama APDESI

Potensi dan Tantangan Koperasi Merah Putih, Prodi Politik Unsulbar FGD Bersama APDESI

- in Berita, Kabar Kampus
385
0

Dekan FISIPKUM Unsulbar, Dr. Thamrin Pawalluri memberikan sambutan acara FGD Prodi Ilmu Politik – APDESI, Kamis, 31/7/2025. ( Foto : Panitia )

karakterunsulbar.com – Koperasi Merah Putih merupakan program terbaru pemerintah yang dinyatakan bertujuan untuk memajukan ekonomi desa dan kelurahan berbasis lembaga koperasi.
Program Studi Ilmu Politik, Fakulas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Ilmu Hukum (FISIPKUM) menggelar kajian membahas potensi dan tantangan Koperasi Merah Putih dalam pengembangan perekonomian desa.  Selain acara diskusi terarah, juga digelar penandatanganan MoU antara FISIPKUM dan APDESI Majene.

Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi terarah Prodi Ilmu Politik terkait eksistensi Koperasi Merah Putih tersebut berlangsung di salah satu cafe di kecamatan Banggae Timur, Majene, Kamis, 31/07/2025.

Hadir antara lain, Dekan FISIPKUM, Dr. Thamrin Pawalluri, Wakil Dekan I Muhammad, M.Si, Wakil Dekan III Asrullah, MH, Plt. Ketua Asosiasi Kepala Desa Se-Indonesia (APDESI)  Majene, Haeruddin, Ketua Jurusan Ilmu Politik, Asriani, M.Si, para dosen Prodi Ilmu Politik serta para kepala desa di Majene.

Peserta FGD Prodi Ilmu Politik Unsulbar, Dosen bersama pengurus APDESI Majene. (Foto : Panitia )

Wakil Dekan Muhammad, M.Si menegaskan bahwa modal utama dalam mengembangkan lembaga baru seperti Koperasi Merah Putih adalah kepercayaan dari publik.

Menurutnya, dengan mendapatkan kepercayaan tersebut menjadi modal utama dalam menumbuhkembangkan usaha – usaha yang dikelola Koperasi Merah Putih.

” Manajemen pengelolaan serta teknis regulasi penting, namun yang paling penting juga dimiliki adalah bagaimana agar publik percaya sehingga warga akan menjadi mitra setara,” tambah Muhammad.

Potensi

Narasumber FGD, Farhanuddin, M.Si yang juga dosen FISIPKUM meyampaikan materi tentang Prospek dan Tantangan Koperasi Merah Putih Untuk Pemajuan Perekonomian Desa.

Menurut Farhan, sapaan akrabanya, desa dengan berbagai potensinya merupakan basis ekonomi bangsa.
Potensi bidang pertanian, perikanan, peternakan hingga pariwisata lokal apabila dikelola dengan baik, akan menjadi kekuatan untuk mengatasi berbagai masalah.

Ia mengatakan, dalam sejarahnya, semangat koperasi yang dibawa Bung Hatta adalah menumbuhkan rasa kebersamaan, persamaan dan tolong menolong.

” Koperasi Merah Putih penting menjadi perhatian untuk memastikan bahwa keberadaanya untuk menjawab berbagai masalah di desa, misalnya penciptaaan lapangan kerja, pinjaman online hingga tengkulak yang merugikan petani,” urai Farhan.

Narasumber FGD, Farhanuddin, M.Si ( berdiri) menyampaikan pemaparan. ( Foto : Panitia )

Dalam diskusi terarah itu, juga dikaji keberadaan dua lembaga di desa yakni Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Koperasi Merah Putih Desa / Kelurahan.
FGD menyuarakan agar kedua lembaga itu saling bersinergi dalam memajukan ekonomi desa.

Melalui Inpres no. 9/2025, diatur tentang unit usaha Koperasi Merah Putih, antara lain : Kantor Koperasi, Gerai Kebutuhan Pokok, Apotek, Klinik, gerai penyimpanan cold storage, sarana logistik serta layanan simpan pinjam.

” Kami juga masih menunggu petunjuk teknis lebih lanjut untuk operasional Koperasi Merah Putih ini, misalnya bagaimana dengan permodalan usaha koperasi, ini menjadi perhatian terbesar kami juga,” kata Plt. Ketua Haeruddin yang juga Kepala Desa Mekkatta, Majene.

Mou FISIPKUM

Dekan FISIPKUM, Dr. Thamrin Pawalluri (kedua dari kiri ) bersama Plt. Ketua APDESI Majene, Haeruddin ( kedua dari kanan) penandantangan MoU. ( Foto : Panitia)

Dalam rangkaian kegiatan FGD Koperasi Merah Putih, digelar juga penantangangan nota kesepahaman atau MoU antara FISIPKUM dengan APDESI Majene.

Nota kesepahaman itu ditandatangani Dekan FISIPKUM, Dr. Thamrin Pawalluri dengan Plt. Ketua APDESI, Haeruddin.

” Kerjasama yang kita bangun tentunya terkait dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat,” kata Dekan Dr. Thamrin didampingi ketua Panitia, Hadi Yudo Prio Wibowo, M.IP.

Ketua Jurusan Ilmu Politik, Asriani mengatakan setelah MoU, akan dilanjutkan dengan detail Kerjasama dalam bentuk Perjanjian Kerjasama antara kedua lembaga. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto