Penggunaan Dana Bidikmisi Harus Tepat Sasaran

Penggunaan Dana Bidikmisi Harus Tepat Sasaran

- in Kabar Kampus
2513
0
Wakil Rektor I Dr. Muhammad Saad ( tengah) . ( foto : IMBISI )

karakterunsulbar.com – Mahasiswa penerima dana bantuan pemerintah dalam program Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi ( BIDIKMISI ) diingatkan agar menggunakan dana sebaik – baiknya dan sesuai peruntukan.
Selain itu, para mahasiswa penerima BIDIKMISI juga diminta untuk menjadi mahasiswa berprestasi.

Permintaan kepada mahasiswa BIDIKMISI agar menggunakan dana diterima tepat sasaran, sesuai peruntukannya disampaikan wakil rektor I, Dr. Muhammad Saad dalam materinya pada kegiatan pembinaan dan motivasi bagi mahasiswa baru penerima BIDIKMISI Unsulbar.
Ia meminta agar mahasiswa Bidikmisi membeli buku.

” “Bidikmisi adalah suatu program bantuan biaya pendidikan yang diberikan dari pemerintah kepada mahasiswa yang kurang mampu namun mempunyai prestasi yang baik. Mahasiswa Bidikmisi harus mempergunakan dana yang diberikan dengan hal-hal yang bermanfaat, contohnya membeli buku,” kata Dr. Muhammad Saad.

Kegiatan Pembinaan dan Motivasi bagi mahasiwa baru BIDIKMISI Unsulbar berlangsung Sabtu, 28 Oktober 2017 di aula masjid Ilaikal Mashir, Majene.
Lebih 600 mahasiswa penerima BIDIKMISI angkatan 2017 hadir dalam kegiatan tersebut.

Maksimal 8 Semester

Dikutip dari laman www.bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id tentang pedoman teknis Bidikmisi, Untuk mahasiswa program S-1, jangka waktu bantuan biaya pendidikan Bidikmisi diberikan sejak mahasiswa ditetapkan sebagai penerima Bidikmisi di perguruan tinggi IV maksimal 8 (delapan) semester

Sementara mengenai komponen atau jenis dana bantuan biaya pendidikan dan penggunaannya, dalam petunjuk teknis itu dijelaskan antara lain:

– . Bantuan biaya penyelenggaraan yang dikelola perguruan tinggi maksimal sebesar Rp 2.400.000,00 (Dua juta empat ratus ribu rupiah) per-mahasiswa per-semester.

– . Bantuan biaya hidup yang diserahkan kepada mahasiswa minimal sebesar Rp 3.900.000,00 (Tiga juta sembilan ratus ribu rupiah) per mahasiswa per semester.

– . Biaya Pengelolaan Bidikmisi Biaya Pengelolaan Bidikmisi diberikan ke perguruan tinggi sebesar Rp. 600.000,00 per mahasiswa, yang dapat digunakan dengan skala prioritas dan proporsional;
a. Biaya kedatan gan “at cost”
b. Biaya hidup awal bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar kota yang besarnya maksimal Rp. 600.000,00 (Enam ratus ribu rupiah) untuk 30 hari
c. Biaya diseminasi informasi dan verifikasi
d. Biaya pembinaan (kegiatan pelatihan, penalaran, leadership, motivasi, penguasaan bahasa Inggris, dan bimbingan karir)
e. Biaya bantuan kegiatan terkait akademik yang ditetapkan oleh perguruan tinggi masing-masing
f. Biaya honorarium pengelolaan selama satu tahun, maksimal 20% dari dana pengelolaan

IMBISI

Ketua IMBISI Unsulbar, Harbiyanto ( tengah) menyampaikan materi, Sabtu (28/10). ( Foto : IMBISI )
Ketua IMBISI Unsulbar, Harbiyanto ( tengah) menyampaikan materi, Sabtu (28/10). ( Foto : IMBISI )

Selain Dr. Muhammad Saad, ikut memberikan materi dalam kegiatan itu, ketua Ikatan Mahasiswa Bidikmisi Unsulbar, Harbiyanto ( FISIP 2014 ).

Kepada para anggota baru IMBISI, Harbiyanto mengatakan penerima bantuan BIDIKMISI memiliki tanggung jawab sosial untuk menjadi mahasiswa berprestasi.
Ia mengatakan tanggung jawab itu sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni bidang akademik, Penelitian dan Pengabdian pada masyarakat.

” Kembangkanlah minat dan bakat untuk meraih prestasi, selamat bergabung di IMBISI,” katanya dengan penuh semangat didampingi para pengurus IMBISI Unsulbar lainnya. ( RD01 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto