Keterangan foto: foto bersama seluruh pengurus UKM KSR-PMI unsulbar usai Mubes, 15-16 Agustus 2019 di Tasha Center. (Sumber Foto: Panitia Mubes)
karakterunsulbar.com – Pasca Musyawarah Besar (Mubes) ke-V yang digelar 15-16 Agustus 2019, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) terlebih dahulu akan fokus melakukan konsolidasi pembenahan internal UKM.
Hal tersebut diungkapkan oleh ketua terpilih, Rahmat (Pendidikan Bahasa Inggris, 2017). Rahmat terpilih sebagai ketua UKM KSR-PMI Unsulbar periode 2019/2020 usai bersaing dengan tiga kandidat lainnya, diantaranya Andi Ahmad Risal (Akutansi, 2017), Mardaeni (Ilmu Kesehatan, 2017), dan Ulfiana (Akutansi, 2018).
Rahmat resmi terpilih sebagai ketua dengan memperoleh suara terbanyak, yakni 11 suara, disusul Ulfiana 6 suara, Andi Ahmad Risal 5 suara, dan terakhir Mardaeni 2 suara.

Kepada karakterunsulbar.com, Rahmat mengungkapkan, langkah pertama yang akan dilakukan sebagai nahkoda baru KSR-PMI Unsulbar, yakni akan melakukan pembenahan internal UKM.
Rahmat mengatakan, ia bersama seluruh pengurus baru UKM akan fokus melakukan konsolidasi terkait masalah internal yang dianggap perlu dibenahi melalui pengembangan dan penguatan kapabilitas UKM.
“Pengembangan dan penguatan harus kita jalankan agar mampu menghadapi tantangan zaman,” tutur Rahmat.
Ia menjelaskan, pengembangan dan penguatan kapabilitas wajib dilakukan setiap UKM ataupun organisasi kampus lainnya, sebab merupakan wadah pembentukan karakter untuk setiap kadernya.
“Kita fokuskan eksistensi KSR-PMI sebagai organisasi kampus Unsulbar yang membanggakan, ” lanjut Rahmat.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua UKM KSR-PMI Unsulbar periode 2018/2019, Muh. Luthfi M. (Pendidikan Bahasa Inggris, 2017) mengatakan, kepengurusan baru ini dapat menjadikan KSR-PMI Unsulbar sebagai UKM yang tetap menjunjung tinggi ideologi kemanusiaan dan mencetak prestasi sehingga memberikan dampak positif bagi kampus maupun masyarakat luas.
“Bisa membawa organisasi ini (KSR-PMI Unsulbar) lebih baik lagi kedepannya, mencetak prestasi yg lebih besar,” tulis Lutfhi via Whatsapp, Sabtu (17/08/2019).
Lahirnya Kader Unggul
Kapabilitas UKM akan menentukan kualitas kader. Untuk itu, selain melakukan pembenahan internal UKM, Ketua KSR-PMI Unsulbar, Rahmat juga akan memfokuskan peningkatkan kompetensi kader sebagai anggota KSR. Langkah ini juga tertuang dalam visi misinya sebagai Ketua KSR-PMI Unsulbar.
“Kiranya kita (anggota KSR-PMI Unsulbar) mengetahui dan menjadikan pengetahuan (kompetensi) sebagai dasar dalam organisasi,” ungkapnya

Rahmat menuturkan, UKM KSR-PMI Unsulbar siap mencetak kader-kader unggul yang akan menjadi ujung tombak PMI dalam mengemban tugas-tugas kemanusiaan dengan tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip dasar palang merah.
Ia pribadi mengungkapkan, dengan terpilihnya sebagai ketua, dirinya siap mengabdi dan menyalurkan tenaga kepalangmerahannya untuk masyarakat, khususnya di Kampus Unsulbar.
“Semoga kedepannya, saya dapat tetap memegang teguh prinsip kepalangmerahan sebagaimana yang terdapat dalam 7 prinsip-prinsip kepalangmerahan,” harapnya.
Tujuh prinsip kepalangmerahan tersebut, yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan.
Ia berharap, ketujuh prinsip itu dapat ia realisasikan dengan baik sesuai dengan rencana strategisnya yang telah dituangkan dalam visi misinya.
Siap Berikan Kontribusi
Sebagai tindak lanjut akan fungsi umum PMI, Rahmat mengaku, langkah selanjutnya yang akan dilakukan yakni memberikan kontribusi nyata.
Ia menyampaikan, KSR-PMI Unsulbar siap berikan kontribusi nyata dalam hal menyajikan program-program pelayanan yang bermanfaat dan menyeluruh untuk masyarakat. Utamanya dalam waktu dekat ini, yakni Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Unsulbar 2019.
Ia bersama pengurus KSR-PMI Unsulbar berencana akan menyambut mahasiswa baru dengan menyediakan posko pelayanan kesehatan PKKMB.
“Program yang akan kami laksanakan kedepannya ialah mengadakan posko pelayanan kepalangmerahan atau posko kesehatan tepatnya dihari PKKM, ” ujar Rahmat.
Ia menambahkan, program lainnya masih akan disusun sebagai program kerja untuk setiap bidang UKM KSR-PMI Unsulbar.
Terakhir, Rahmat menegaskan akan mengemban amanah sebagai Ketua KSR-PMI Unsulbar periode 2019/2020 dengan penuh tanggung jawab dan integritas sebagai seorang relawan.
“Semoga saya tetap amanah dalam tanggung jawab yang sangat besar ini,” tandasnya.
Sekedar informasi, sejak terbentuknya tahun 2008, UKM KSR-PMI unsulbar telah banyak memberikan kontribusi termasuk bantuan kemanusian diantaranya mengirim delegasi ke Posko Induk PMI saat bencana di Palu, Sulawesi Tengah, mengirim tim KSR-PMI Unsulbar untuk mengikuti pelatihan di Manado 2018, mengikuti lomba Individual Skill Challenge (ISC) di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, mengadakan donor darah di Pelataran Gedung Rektorat 2018 dan 2019 serta masih banyak kegiatan-kegiatan sosial lainnya. (MS)

