Foto : pengecekan peralatan UTBK di Lab ICT Unsulbar
Karakterunsulbar.com – Peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SBMPTN) 2020 akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di tengah Pandemi Covid-19.
Sebanyak 2.661 peserta akan melaksanakan UTBK di lokasi Unsulbar yang tersebar di beberapa tempat yakni Laboratorium Information and Communication Technology (ICT) Unsulbar, SMK Negeri 2 Majene, SMA Negeri 1 Majene, SMA Negeri 2 Majene, dan SMA Negeri 3 Majene.
Kepala Pusat Penjaminan Mutu Unsulbar, Irfan A Palalloi menjelaskan, persiapan final telah dikoordinasikan dalam rapat evaluasi persiapan UTBK pada Jumat, 3 Juli 2020 di Rektorat Unsulbar.

“Seluruh tim sudah merampungkan kesiapan, tim gugus tugas Covid Unsulbar yang dikoordinir Dokter Eva Yuliani salah satu dosen Fakultas Ilmu Kesehatan,” jelasnya melalui pesan WhatsApp. (14/07)
Unsulbar juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Diskes) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Majene untuk menurunkan tim kesehatan di setiap lokasi UTBK sesuai prosedur dan protokol Covid-19.

Ia juga menjelaskan, tim pelengkapan sudah mendistribusikan tempat cuci tangan beserta kelengkapan ke setiap lokasi.
Tim IT dan UTBK dikoordinir oleh salah satu dosen Fakultas Teknik Unsulbar, Indra S. Kom.,MM dan telah melakukan simulasi test secara nasional 25 – 26 Juni 2020 lalu.
Irfan menambahkan, koordinasi dengan provinsi telah dilaksankan pada rapat koordinasi dengan gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, beserta Bupati Majene, Fahmi Massiara dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se Sulbar pada 29 Juni 2020.
Evaluasi kesiapan dilaksanakan setiap Jumat, dipimpin ketua UTBK Unsulbar, Wakil Rektor Ir. H. Anwar Sulili M.Si. Juga dihadiri Rektor Unsulbar, Akhsan Djalaluddin, Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Abdul Latif Dollah yang juga sekretaris UTBK Unsulbar, dan koordinator pelaksana UTBK, Drs. Muslimin, MM.
Jadwal UTBK Wilayah Unsulbar
Test UTBK dimulai Minggu – Selasa, 5 – 14 Juli 2020 serentak nasional dengan 2 sesi/ hari yakni sesi 1 dimulai 09.00 Wita dan sesi 2 dimulai 14.00 Wita.

Setiap hari sebanyak 520 peserta akan mengikuti test dengan diwajibkan mengenakan masker, jaga jarak, dan cuci tangan senantiasa ditempat yang telah disiapkan. Serta, menghindari interaksi dengan khalayak umum sebelum dan setelah test. Dan disarankan bersarung tangan, face shield meski tidak wajib.

