Sekelompok Mahasiswa Unsulbar yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa ( UKM ) Mahasiswa Pecinta Alam ( MAPALA ) punya cara tersendiri dalam memperingati HUT RI ke 71.
MAPALA Unsulbar memilih cara ekstrim dalam upacara HUT RI, para mahasiswa tersebut membentangkan bendera Merah Putih di tebing curam di kecamatan Pamboang, Majene.
Anggota UKM Mapala Unsulbar, Musdalifah dalam keterangannya ke redaksi KARAKTER, Kamis (18/08 ) menjelaskan, pembentangan bendera merah putih tersebut digelar di Tebing Taduang, kelurahan Lalampanua, kecamatan Pamboang, Rabu 17 Agustus.Â
” Pengibar bendera ( di Tebing,-) dua anggota Mapala, mereka adalah Ardiansyah yang juga ketua HMJ Prodi Kehutanan serta Hafid ( Teknik Sipil ),” kata Musdalifah.Â
Kabar keberhasilan tim MAPALA Unsulbar mengibarkan bendera merah putih juga tersebar melalui sejumlah akun facebooknya, salah satunya Cambang yang menuliskan,Â
” Alhamdulillah, tim pengibar bendera dari angkatan Gersang Cakrawala (GRC) Mapala Unsulbar telah berhasil mengibarkan sang saka merah putih berukuran 9 x 7 m di salah satu tempat bersejarah yg pernah ada di sulawesi barat dengan tema “Tebing Merdeka” desa Lalampanua,” tulis Cambang di akun facebooknya.Â
ÂÂ
Â
Menurut Musdalifah, disamping dua pengibar bendera di tebing, sejumlah anggota MAPALA Unsulbar lainnya juga terlibat aktiv membantu kesuksesan pengibaran bendera di tebing, mereka antara lain :  Muh.Ramdan  (Teknik Sipil), Rudi Gunawan ( Ilmu Hukum), Agus Setiawan  (Teknik Sipil), Zulkifli (Teknik informatika), Relzy Bopal ( Teknik Sipil), Nirwan Samudra ( Peternakan ) dan Musdalifah ( Matematika).
Â
“Di kegiatan kami kemarin itu juga hadir Mapala UMI Makassar, Mapala Unsulbar angkatan Sigitung Savana & Macan yang sudah jadi alumni Unsulbar, KPA Walasea serta  masyarakat setempat,” jelas Musdalifah. Â
Â
Upacara dan pengibaran bendera di tebing curam menjadi pilihan sejumlah kelompok di Indonesia  pada hari kemerdekaan.
Salah satu tujuan pengibaran bendera di lokasi ekstrim tersebut untuk mengenang kegigihan para pejuang yang rela mengorbankan jiwa, raga dan  harta meraih  kemerdekaan.  (RD01)

