karakterunsulbar.com- Panitia Pelaksana Musabaqah Tilawatil Quran ( MTQ ) Mahasiswa Unsulbar, Senin (05/06) memastikan cabang lomba Debat Kandungan Al – Quran akan tetap digelar dalam MTQ mahasiswa Unsulbar. Selain lomba debat tersebut, panitia juga akan menggelar sebelas nomor lomba lainnya.
Sekretaris panitia MTQ Mahasiswa Unsulbar Abdi Manaf menjelaskan, debat kandungan Al Quran tidak ada masalah karena sudah sesuai panduan dari panitia pusat MTQ mahasiswa.
Seperti diberitakan sebelumnya, para juara dalam MTQ Mahasiswa Unsulbar akan menjadi utusan ke lomba MTQ tingkat nasional di Malang, Jawa Timur.
Baca juga : Unsulbar Segera Gelar MTQ Mahasiswa, Juaranya akan Bertanding Ditingkat Nasional
Menurut Abdi, lomba debat ilmiah kandungan Al Quran akan menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Arab. ” Materi lomba debat kandungan Al Quran tentang masalah kekinian, misalnya bagaimana mahasiswa menyikapi masalah saat ini seperti etika komunikasi media sosial, jadi materi sama sekali bukan debat soal tafsir atau syariat,” jelas Abdi yang juga kasubag Kemahasiswaan Unsulbar.
Lebih lanjut Abdi mengatakan, debat ilmiah kandungan Al – Quran dalam bahasa Arab dan Inggris adalah kegiatan adu argumentasi antara tim afirmatif ( mendukung topik ) dan tim negatif ( tidak mendukung topik ) terhadap permasalahan yang dibahas berdasar Al – Quran, Hadist dan Ijtihad Ulama.

Rencana lomba debat ilmiah tetap akan digelar juga disampaikan panitia bidang lomba, Dr. Andi Tamaruddin, M.Ag. Doktor bidang Agama ini memastikan, lomba debat itu tidak akan menyentuh soal – soal syariat namun lebih kepada pemahaman mahasiswa atas masalah sosial.
” Kepastian lomba ini juga tergantung ada tidaknya pendaftar, kalau ada pendaftar di nomor itu kita gelar begitupun sebaliknya,” kata Andi Tamaruddin.
Sebelumnya melalui sejumlah group media sosial whattsapp, sejumlah pihak di Unsulbar meminta agar lomba debat ilmiah kandungan Al – Quran tidak perlu digelar .
Ketua Program studi Ilmu Politik, Muhammad, M.Si salah satu yang mengaku khawatir debat justru akan mendatangkan mudharat,akan timbul saling klaim benar dan salah. Menurutnya debat kandungan Al Quran harus didukung ilmu yang memadai.
” Perlu didukung ilmu yang memadai untuk itu ( mendebatkan kandungan) seperti ilmu Ulumul Quran, Ulumul Hadis , nahwu dan lainnya,” kata Muhammad.
Informasi dari panitia, Lomba MTQ Mahasiswa akan memperlombakan tiga belas nomor lomba mulai dari Tilawah, Hafalan Al Quran, debat kandungan Al – Quran hingga desain apilikasi komputer Al – Quran.
Saat ini panitia telah mengirim surat ke fakultas untuk permintaan utusan peserta, sementara informasi lebih lanjut dapat diperoleh di sekretariat panitia di bagian biro Akademik dan Kemahasiswaan, kantor Rektorat lantai satu.
MTQ Mahasiswa Unsulbar akan dilaksanakan pekan depan, 12 Juni 2017 bertempat di halaman rektorat Unsulbar. (RD01)
Berikut daftar lomba MTQ antar mahasiswa Unsulbar :
- Tilawatil Al-qur’an/ membaca Al-qur’an dengan tilawah (putra/putri)
- Tartil Al-qur’an/ membaca Al-qur’an tanpa tilawah (putra/putri)
- Hifzil Al-qur’an 5 juz/ menghafal Al-qur’an 5 juz (putra/putri)
- Hifzil Al-qur’an 10 juz/ menghafal Al-qur’an 10 juz (putra/putri)
- Hifzil Al-qur’an 20 juz/ menghafal Al-qur’an 20 juz (putra/putri)
- Qira’at Sab’ah/ membaca Al-qur’an dengan tilawah dengan qira’ah tujuh (putra/ putri)
- Khathil Al-qur’an dekorasi/ menulis indah ayat Al-qur’an (putra/putri)
- Fahmil Al-qur’an/ cerdas cermat Al-qur’an (tiga orang)
- Syarhil Al-qur’an/ penysyarah/ penjelas Al-qur’an (3 orang)
- Karya Tulis Ilmiah Al-qur’an (putra/putri)
- Debat kandungan Al-qur’an dengan bahasa Inggris (putra dan putri)
- Debat kandungan Al-qur’an dengan bahasa Arab (putra dan putri)
- Desain aplikasi komputer Al-quran.


