Foto : Peserta mahasiswa saat menempel keinginannya melalui kertas. (Foto Karakter)
karakterunsulbar.com – Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berharap Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 bersih dari segala bentuk politisasi sara.
Hal tersebut dituliskan pada kertas tempelan (stycki note) di spanduk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dalam acara Goes to Campus Unsulbar, yang digelar di Aula Tasha Center, Lutang, Majene, Sabtu (10/11/18).
KPU Goes to Campus dihadiri oleh Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan); Dr Salmin mewakili Rektor Unsulbar, serta Ketua Prodi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip); Muhammad, M.Si

Dalam sesi khsusus ini, ratusan mahasiswa Unsulbar berbondong – bondong menuliskan keinginan dan harapan untuk Pemilu 2019.
Isi tempelan itu bermacam – macam, mulai dari harapan agar Pemilu 2019 berjalan dengan baik, aman, tertib, dan bersih hingga harapan kepada seluruh stakeholder penyelenggara dapat mewujudkan Pemilu yang berintegritas.

Salah seorang mahasiswa yang tidak mencantumkan namanya dalam tempelan kertas berwarna hijau menuliskan, setiap warga negara dapat menjadi pemilih cerdas, serta mampu berdiri di atas kebenaran dalam memilih pemimpin masa depan.
“Pemilih harus Mellete diatonganan, (Pemilih harus tetap berada pada jalan kebenaran, red),” tulisnya.

Sedangkan kertas berwarna merah muda oleh seorang mahasiswa menuliskan, pemilu yang bersih dari politisasi akan memperkokoh negara.
“Kejujuran politik, memperkuat negara,” tulis mahasiwa yang juga tak mencantumkan namanya.
Selain mahasiswa, Ketua KPU Sulbar, Rustang dan Komisioner Farhanuddin, 3 (tiga) komisioner lainnya, yakni Adi Arwan Alimin, Said Usman Umar, dan Sukmawati M. Sila juga ikut menuliskan keinginannya. (RD03)

