Foto pengurus BEM Unsulbar saat dilantik oleh Rektor Akhsan Djalaluddin di Aula Tasha Center, Kamis 31 Desember 2016. (Foto dokumen Karakter)
Laporan: Nur Indahsari S (Akuntansi, 2018)
Karakterunsulbar.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menegaskan bahwa Unsulbar tidak memiliki BEM Universitas (BEM-U).
BEM Fakultas tidak mengakui keberadaan BEM-U karena adanya kekosongan jabatan struktural BEM-U setelah sebelumnya dilaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) pada 17 November 2018 di Aula Gedung Tasha Center, Majene yang hingga saat ini tidak terselesaikan.
Seperti yang dikemukan oleh ketua BEM Fakultas Teknik, Nicholas Hardin Tingka (Teknik Sipil, 2015), strukturan BEM-U sudah lama kosong. Unsulbar tidak memiliki BEM-U.
Nicholas sudah melakukan langka awal, yakni diskusi dengan beberapa ketua BEM yang ada di Unsulbar pada Minggu, 19 Mei 2019 lalu.
“Banyak usulan untuk membentuk lembaga baru tapi namanya bukan lagi BEM-U,” Jelas Nicholas, Kamis (23/05/2019).
Sejalan dengan Nicholas, Arman Febriyan (Matematika, 2016) Ketua BEM Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (Fmipa), Masdaud (Akuaqultur, 2016) ketua BEM Fakultas Peternakan dan perikanan (Fapetkan) dan Lukman (Pendidikan Biologi, 2016) ketua BEM FKIP yang juga mengatakan BEM-U tidak ada.
“BEM-U sekarang tidak ada, karena tidak adanya tanggung jawab pada Stering Comite (SC) dan Panitia pelaksana Mubes kemarin,” tulis Arman kepada karakterunsulbar.com melalui pesan WhatsApp.
Menurut Lukman, Presma hanya menjadi wadah pertarungan politik sesama Fakultas, padahal esensi dari pada presma adalah wadah yang menjadi jalan untuk segala aspirasi mahasiswa yang urgent dan umum.
Berbeda dengan Nicholas, Arman, Masdaud dan Lukman. Abdul Majid (Agribisnis, 2015) masih mengakui adanya BEM-U, menurutnya pembentukan BEM-U dilakukan sesuai prosedur dan seharusnya ditiadakan juga sesuai prosedur.
“Saya anggap ada walaupun tidak aktif secara Kegiatan,” tulisnya melalui pesan WhatsApp kepada karakterunsulbar.com.

