Biaya KKN Unsulbar Turun 50 Persen

Biaya KKN Unsulbar Turun 50 Persen

- in Kabar Kampus
896
0

Foto: Pihak Kampus saat bertemu dengan pihak mahasiswa.

Karakterunsulbar.com – Biaya Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) tahun 2019 turun hingga persen.

Seperti yang diberitakan sebelumnya pada Rabu,(22/05/2019), beberapa ketua lembaga kemahasiswaan menemui Rektor Akhsan di Ruang Rektor Unsulbar untuk menyampaikan tuntutan penurunan biaya KKN.

Menjawab tuntutan tersebut, biaya KKN yang sebelumnya ditetapkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unsulbar sebesar Rp 935 ribu, kini menjadi Rp 430 ribu.

Hal tersebut disampaikan Rektor Akhsan pada forum pertemuan birokrasi Unsulbar dengan para ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) di Aula Tacha Center Majene, Sabtu, (01/06/2019).

“Turun setengah ya, ini sudah cukup,” tuturnya kepada forum.

Adapun jadwal pendaftaran peserta KKN 2019 pada 22-27 Mei 2019 lalu, dan KKN akan diberangkatkan awal Juli mendatang.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Ketua LPPM Unsulbar, Abdul Kadir Palolongan, ketua P2KKN, Nurlela SP, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Dr. Burhanuddin, wakil Dekan II Fisip, Dr. Putera Astomo, wakil Dekan I Fakultas Ekonomi (Fekon), Dr. Nur Fitriayu Mandasari, dan belasan dosen lintas Fakultas.

Rincian Penurunan Biaya KKN

Rektor Akhsan menjelaskan, biaya KKN yang sebelumnya Rp 935 ribu mencakup biaya transportasi pulang pergi (PP) ke lokasi KKN, jurnal panduan laporan, spanduk, honor supervisor, pemberangkatan KKN dan atribut yang terdiri dari rompi, baju kaos, dan topi.

Setelah diturunkan menjadi Rp 430 ribu, biaya tersebut mencakup, transportasi, jurnal panduan laporan. Sedang atribut merupakan opsional yang jika mahasiswa menginginkan maka pembayaran ditambah Rp 60 ribu.

“Rompi, kaos dan topi, kita pilih salah satunya sebagai identitas,” ujar Rektor Akhsan.

Lebih lanjut ia menjelaskan, KKN tahun 2019 ini Unsulbar akan menanggung biaya pembekalan KKN, dana supervisi, dan spanduk.

KKN Unsulbar tahun 2019 akan ditempatkan di empat Kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar), yakni Kabupaten Mamasa dengan estimasi transport Rp 150 ribu per orang, Kabupaten Mamuju Rp 150 ribu, Kabupaten Mamuju Tengah Rp 200 ribu, dan Kabupaten Mamuju Utara Rp 250 ribu

Sebanyak 994 mahasiswa peserta KKN akan ditempatkan di 142 Posko KKN di empat kabupaten tersebut dengan spesifikasi Mamuju Utara 50 Posko, Mamuju Tengah 50 Posko, Mamuju 20 Posko, dan Mamasa 22 Posko.

Kualitas Atribut dan Kehadiran Supervisor

Banyaknya keluhan dari mahasiswa terkait kualitas atribut yang dianggap tidak sesuai dengan pembayaran, kembali dilontarkan mahasiswa dalam pertemuan tersebut.

Menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH), Parman (Ilmu Hukum, 2016), baju kaos KKN kualitasnya tidak sesuai dengan pembayaran.

Tak hanya itu, Hasbi (Ilmu Politik, 2015) juga mengeluhkan peran dosen supervisor KKN, pasalnya selama ia melaksanakan KKN supervisornya tidak menjalankan tanggungjawab.

“Supervisor tidak pernah hadir dalam kegiatan KKN, mereka hanya mengantar dan menjemput kami,” keluhnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Rektor Akhsan meminta kepada pihak LPPM dan P2KKN agar memperhatikan kualitas atribut dan supervisor.

“Supervisor harus (wajib) menginap di Lokasi KKN, minimal 3 malam,” tegasnya.

About the author

St. Hartina
"Jika kamu ingin hidup selamanya dan dikenang, menulislah" Buya Hamka. Ig : tinaa_alfan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Akuakultur Lakukan Transplantasi Karang di Pantai Dato

Foto: Peletakan rak with spider di kedalam lima