Jelang PKKMB, BEM Fisip Masih Tanda Tanya

Jelang PKKMB, BEM Fisip Masih Tanda Tanya

- in Kabar Kampus
388
0

Foto: Suasana Fisip menjelang PKKMB

Karakterunsulbar.com- Menjelang pekan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) belum menuai kejelasan.

Setelah sebelumnya Aliansi Mahasiswa Jurusan (AMJ) se Fisip melayangkan Surat Mosi Tidak Percaya Nomor : 01-MTP/HMJ_FISIP/USB/2019 kepada BEM Fisip tertanggal 26 Februari 2019 yang menolak proses pemilihan kepengurusan baru.

Kini, Selasa (02/07/2019) AMJ kembali dikejutkan kabar bahwa kepengurusan BEM Fisip mengajukan permohonan kepada Rektor Unsulbar untuk penetapan SK Kepengurusan.

Hal ini terlihat dari pesan Whatsapp Group yang dikirim salah seorang mahasiswa yang ikut dalam penolakan kepengurusan BEM Fisip, Hasbi (Ilmu Politik, 2015).

“Rektor sebaiknya tidak mengeluarkan SK Kepengurusan BEM Fisip, Sebaiknya ini diselesaikan di internal Fkultas Fisip saja. Berikan keleluasaan pada kami,” pesan Hasbi dalam group Unsulbar Info, Selasa, (02/07/2019).

Selain Hasbi, Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH), Parman (Ilmu Hukum, 2016) juga angkat bicara.

Menurutnya, langkah yang diambil dekan Fisip untuk tidak mengeluarkan SK Kepengurusan BEM Fisip sebelum mempertemukan pihak BRM dengan AMJ merupakan langkah yang sangat baik.

“Karena ini lembaga naungan Fakultas harusnya dekan yang keluarkan SK-nya, jangan mendesak rektor,” tulisnya.

Dikonfirmasi kepada ketua terpilih BEM Fisip yang hingga saat ini belum ditetapkan oleh SK, Mardiwansyah (Ilmu Politik, 2016), menurutmya kabar yang beredar di group whatsapp tersebut tidak benar.

Ia berdalih, sejak AMJ melayankan surat mosi tidak percaya kepada BEM Fisip, pihaknya tidak pernah melakukan desakan permohonan SK.

“Kami tidak memasukkan permohonan ke Rektor, yang berhak mengeluarkan SK adalah Dekan bukan Rektor,” jelasnya kepada karakterunsulbar.com melalui panggilan seluler.

Dikonfirmasi secara terpisah, Rektor Akhsan tidak menerima permohonan SK dari BEM Fisip.

Ia mengaku telah melakukan pemanggilan Dekan dan Wakil Dekan serta Ketua Prodi lingkup Fisip untuk segera menyelesaikan masalah tersebut.

“Semoga masalah tersebut dapat segera diselesaikan,” tulisnya melalui pesan Whatsapp,

AMJ Menolak BEM Fisip

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Mubes BEM Fisip ditolak oleh HMJ se-Fisip. Hingga mahasiswa Fisip menginginkan Mubes diulang dengan cara lebih demokratis, yakni Pemilu Raya.

Mubes BEM Fisip yang dilaksanakan Sabtu malam (16/2/19) di Aula Tasha Center Majene, mendapat penolakan dari Mahasiswa Fisip karena dianggap tidak berjalan dengan baik dangan adanya pembatasan pembahasan, dan juga tidak ada pembasahan AD/ART.

Berdasarkan rilis karakterunsulbar.com (22/02/2019), Ketua Panitia, Ambriawan Nugraha Putra (Hubungan Internasional, 2017) mengungkapkan,  Mubes tanpa membahas AD/ART telah sesuai dengan aturan/isi dalam AD/ART BEM Fisip sendiri. Namun, saat dimintai konfirmasi terkait pasal yang mengatur, Ambriawan enggan memberitahukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Akreditasi Kedaluarsa, Mahasiswa Terpaksa Cuti

Foto: Hasbi di depan Rektorat Unsulbar (Sumber: Facebook