Ecobrik sebagai Bentuk Penanganan Sampah Plastik

Ecobrik sebagai Bentuk Penanganan Sampah Plastik

- in Kabar Kampus
1352
0

Foto: Suasana Workshop Ecobrik di Lingkungan Tanjung Batu Barat, Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur.

Karakterunsulbar.com- Sampah plastik yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan publik menyita perhatian dari berbagai lapisan masyarakat, pasalnya beberapa lokasi di Majene menjadi lokasi pembungan sampah yang tidak dikehendaki, contohnya di Lingkungan Tangnga-tangnga Dan Tanjung Batu Barat Kelurahan Labuang, Kecamatan Banggae Timur.

Komunitas Mandar Ecobrick merupakan salah satu komunitas yang bergerak dipenanganan sampah plastik di Majene. Komunitas ini menggelar aksi bersih sepanjang pantai Tanjung Batu Barat, Minggu pagi, (13/10/2019).

Aksi bersih yang dirangkaikan dengan Workshop Ecobrick yang dihadiri 51 peserta yang terdiri dari komunitas Korps Sukarela Universitas Sulawesi Barat (KSR Unsulbar), Generasi Baru Sulawesi Barat (GenBi Sulbar), SMK 1 Majene, OSPI PPM Al-Ikhlash, Ransel Baca Pustaka, Rumah Baca Anak Pelosok, Bilik Pustaka, Gubuk Plastik, Rumpita, WCD’19 Generation serta Masyarakat Tanjung Batu Kabupaten Majene.

Ditemui Karakter.com Armin mengungkapkan, Ecobrick ini adalah salah satu bentuk penanganan sampah plastik melalui komunitas ecobrick dan mengajak komunitas-komunitas yang lain termasuk penggiat lingkungan untuk menagngani sampah plastik dalam bentuk Ecobrick.

“Untuk kedepan akan ada plen salah satunya adalah Goes to school atau Goes to Campus, namun ini adalah Projek awal dengan menjadikan Lingkungan Tanjung Batu Barat sebagai percontohan”, ungkapnya.

Armin juga mengharapkan pelajar dan mahasiswa dapat mengikuti teman-teman yang lain dalam penanganan sampah plastik dalam bentuk ecobrick.

Rahmat (Pendidikan Bahasa Inggris, 2017), ketua Korps Sukarela (KSR Unsulbar) mengaku banyak mendapat ilmu mengenai penanganan sampah plastik dengan metode ecobrick.

“Banyak sekali yang didapatkan apalagi kita juga sebagai organisasi yang berkecimpung di kegiatan sosial”, katanya.

Kedepan akan ada kegiatan seperti ini dengan membarikan edukasi kepada teman-teman tentang ecobrick dengan bekerja sama dengan Komunitas Mandar Ecobrick, lanjutnya.

Salah satu mahasiswa Unsulbar yang tergabung dalam komunitas GenBi Sulbar, Yudistian (Teknik Informatika, 2017) juga mengatakan gerakan seperti ini harus dimulai dari diri sendiri sebelum mensosialisasikan ke masyarakat luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto