Foto: ketua KPUM Unsulbar (Syahril Syarif)
Karakterunsulbar.com – Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) menyatakan penetapan hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres – Wapres) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (BEM-Unsulbar) Periode 2020-2021 menunggu pertemuan para pihak dengan Rektor Unsulbar, Dr. Akhsan Djalaluddin.
“Ini berdasarkan arahan pak Wakil Rektor, agar tidak terjadi apa – apa, kita akan bertemu pak Rektor dulu,” ungkap Ketua KPUM Syahril Syarif (Perikanan, 2016), melalui pesan WhatsApp, Kamis, 27 Februari 2020.
Ia menjelaskan, agenda pertemuan dengan Rektor Akhsan akan melibatkan sejumlah pihak, yakni : KPUM, Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Panitia Pengawas (Panwas).
Pertemuan tersebut juga akan mengikutsertakan ketiga Pasangan calon (Paslon) bersama masing – masing Saksi di tiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Syahril menambahkan, terkait waktu penetapan hasil pemilihan belum bisa dipastikan, mengingat Rektor Unsulbar masih dalam perjalanan dinas dan baru akan tiba di Majene Selasa, 3 Maret 2020.
Ia menambahkan, penundaan penetapan hasil Pilpresma disebabkan beberapa pertimbangan, salah satunya untuk mencegah perpecahan diantara mahasiswa Unsulbar.
Wakil Rektor, kata Syahril, juga akan mengadakan rapat dengan ketiga Pasangan calon untuk lebih memperjelas persoalan penundaan.
Dalam tata tertib Pilpresma, penetapan Presiden – Wakil presiden mahasiswa Unsulbar dijadwalkan Kamis, 27 Februari 2020.
Sementara, berdasarkan hasil rekap suara dari semua TPS pada 25 Februari 2020, raihan suara masing-masing calon adalah :
- Paslon 01 Muhammad Iqsam (Manajemen, 2015) dengan wakilnya Irwan (Pendidikan Fisika, 2016) meraih 1.240 suara,
- Paslon 02 Muhammad Arabi (Teknik Sipil, 2015) bersama wakilnya Abd. Rahman (Agribisnis, 2017), meraih 1.202 suara,
- Paslon 03 A. Muh. Asrul Mawardi (Ilmu Hukum, 2016) dengan wakilnya Arman Febrian (Matematika, 2016), meraih 563 suara.

