Ichsan Terpilih jadi Wisudawan Tercepat Fakultas Teknik

Ichsan Terpilih jadi Wisudawan Tercepat Fakultas Teknik

- in Kabar Kampus
501
0

Foto : Muhammad Nur Ichsan saat menerima penghargaan sebagai wisudawan tercepat (sumber : Fakultas Teknik)

Laporan : Desi Afrianti Arnas (Ilmu Hukum, 2018)

Karakterunsulbar.com – Muhammad Nur Ichsan, mahasiswa prodi Teknik Informatika angkatan 2017 dari Fakultas Teknik (FT), Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) terpilih sebagai wisudawan tercepat se universitas di tahun 2020 yang dilaksanakan dalam acara Ramah Tamah di FT Unsulbar. Selasa, (1/12/2020)

Anak kedua dari pasangan Nuryaman MJ dan Yuliwati yang membuat skripsi dengan judul “Prorotype Sistem Monitoring Tangki Air Berbasis Internet of Things Menggunakan NodeMCU Esp8266 dan Sensor Ultrasonik”, dengan membuat logika dan mengumpulkan data dari pembacaan sensor berhasil menyelesaikan studi 3 tahun 3 bulan dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,91.

Dalam hal organisasi internal kampus, Ichsan tidak terlibat sama sekali disamping karena kesibukan di luar kampus, dia juga tidak ingin waktu berkualitas bersama keluarganya kurang.

“berorganisasi itu penting tapi jangan sampai menghambat kuliah,” jelasnya. (2/12)

Ia memilih lebih aktif dengan kegiatan luar kampus seperti menjadi ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) lingkungan Binanga, Majene dan menjadi panitia masjid Nurul Mujahidin, Binanga.

Muhammad Nur Ichsan bersama kedua orang tuanya Nuryaman MJ dan Yuliwati

Ichsan merupakan mahasiswa penerima bidikmisi yang ayahnya seorang tukang ojek dan ibunya pembuat rempeyek. Namun karena ibunya terkena stroke enam tahun yang lalu, Ichsan berusaha membantu menopang ekonomi keluarga.

“Untuk membantu menopang perekonomian keluarga, sebelumnya saya kerja serabutan, mulai dari jadi tukang, antar barang, bersihkan gudang, mengecat tembok, antar koran, dll,” tuturnya. (2/12)

Karenanya, Ichsan sangat bersyukur dengan Bidikmisi ia dapat menyelesaikan pendidikannya, walaupun tetap bekerja sampingan menjadi penjaga cafe dan karyawan warung bakso.

Ia berharap dapat kembali ke Unsulbar sebagai seorang dosen dan memberikan saran agar sekiranya kampus mengadakan event kreativitas mahasiswa antar fakultas seperti Pekan Raya Universitas.

Sebagai pengalaman, ia pun menyarankan agar juniornya mengambil ujian komprehensif, Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebelum semester Tujuh.

“Rajinlah beribadah, berbakti kepada kedua orang tua, berusaha, membuat koneksi yang banyak, jangan terlalu malas dalam berusaha, dan usahakan semester tujuh tidak ada lagi mata kuliah yang tersisa dan tinggal mengerjakan skripsi saja,” tambahnya. (2/12)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Teknik Unsulbar Salurkan Bantuan untuk NTT dan NTB

Foto : Penyaluran donasi di Desa Wairburak Kecamatan Adonara