Driver Ojol kerja bakti memperbaiki salah satu titik jalan yang rusak menuju kampus Unsulbar Padha-Padhang, Tande Timur. ( Foto : Ist)
karakterunsulbar.com – Motor Ojek Online (ojol) berjalan pelan melewati jalan beton menuju kampus.
Khawatir terjatuh, ban terpeleset, driver dengan penuh hati – hati mengemudikan motor membawa penumpang melewati jalan yang sebagian sudah retak dan berlobang.
Berawal dari orderan mengantar penumpang, inisiatif itu hadir, belasan driver ojek online akhirnya turun tangan membenahi jalan rusak yang menuju kampus Padha-Padhang, Tande Timur.
Kepada jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia, driver Ojek Online, Iwan menceritakan perihal aksi para driver ojol membenahi jalan rusak ke kampus.
Video aksi para ojol memperbaiki jalan ke kampus sempat viral awal pekan ini di berbagai media sosial dan group WA.
Dalam video itu, tampak para driver ojol bergotong royong memperbaiki kerusakan jalan ke kampus, mereka menambal jalan rusak dengan campuran semen.

Kerusakan jalan yang dibenahi para driver ojol itu terletak pada jalan beton jalur BTN Permatasari Talumung menuju kammpus Padha-Padhang Tande Timur.
Di titik lain, para driver Ojol membenahi saluran air di tepi jalan dengan tujuan agar air tergenang di jalan dapat mengalir.
Menurut Iwan, saat mengantar penumpang, driver kerap mendengar keluhan dari penumpang baik dosen maupun mahasiswa tentang jalan rusak.
” Saat itu penumpang yang juga seorang dosen meminta agar driver hati – hati, penumpang itu mengaku selalu khawatir bila melewati jalan yang retakannya lebar, dan berlobang besar,” katanya, Selasa, (14/5).
Sebelumnya di berbagai media arus utama dan media sosial, juga kerap diberitakan kejadian, dimana dosen, staf dan mahasiswa jatuh dari kendaraan saat melewati jalan rusak.
” Jalan yang rusak selalu menghambat akses menuju kampus, terutama saat musim hujan, berlumpur dan berlobang,” kata mahasiswa Unsulbar, Nursafika yang dikonfirmasi secara terpisah.
Simpati terhadap keluhan dosen dan mahasiswa yang juga menjadi konsumen Ojol, para pengemudi tranportasi itu kemudian berinisiatif untuk bersama – sama membenahi sejumlah titik jalan beton menuju kampus yang rusak pada Senin, 12 Mei 2025.
” Sekitar 15 orang driver Ojol yang turun (kerja bakti,-), kami juga dapat sumbangan semen dari dosen,” ungkap Iwan.
Inspirasi
Aksi para driver ojol turun tangan memperbaiki jalan rusak menuju kampus mendapat banyak tanggapan dari civitas akademika Unsulbar. Di sejumlah group WA, para dosen misalnya, memberi apresiasi atas inisiatif para driver Ojol.

Menurut dosen FKIP Unsulbar, Muhammad Danial, M.Pd, Aksi para driver ojol membenahi jalan rusak ke kampus sesungguhnya merupakan inspirasi tentang kepedulian terhadap dunia pendidikan.
Ia mengaku bangga dan terharu atas inisiatif para driver tersebut.
” Aksi driver ojol itu juga menjadi pesan bagi pemerintah kabupaten dan provinsi untuk serius memperhatian perbaikan jalan menuju kampus, ini tempat pendidikan harusnya menjadi prioritas,” kata Danial tegas.
Senada dengan Danial, Wakil Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan, Dr. Tenriware juga memberi apresiasi.
” Kegiatan (driver ojol ) itu membenahi jalan merupakan amal jariah,” ungkap Dr. Tenriware.
Menurutnya, setelah Ojol membenahi jalan, pihak yang terkait, penanggung jawab jalan dapat tersentuh, tergerak untuk segera memperbaiki jalan rusak ke kampus. (VIN/RD01)

