Dari Aksi Bersih Pantai, Kampus Membangun Literasi Lingkungan

Dari Aksi Bersih Pantai, Kampus Membangun Literasi Lingkungan

- in Berita, Kabar Kampus
335
0

Civitas akademika Fapetkan Unsulbar melakukan aksi bersih pantai di kawasan konservasi Penyu, Barane, Majene, Kamis, 14/8/2025. (Foto : Ist ) 

karakterunsulbar.com – Aksi bersih pantai pada kegiatan PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) Unsulbar membawa pesan penting tentang peranan kampus membangun literasi peduli lingkungan.

Selain melakukan aksi bersih pantai, civitas akademika Fapetkan juga melakukan penanaman bibit pohon.

Dalam siaran pers yang diterima redaksi karakterunsulbar.com, Sabtu, 16/8/2025, Panitia PKKMB Fapetkan menjelaskan, PKKMB tingkat fakultas pada 12-14 Agustus 2025 diisi dengan berbagai kegiatan, mulai dari penyampaian kurikulum hingga pengenalan civitas akademika.

Selain penyampaian materi dalam kelas, PKKMB Fapetkan juga diisi dengan sejumlah kegiatan luar ruangan, antara lain; penanaman pohon kawasan kampus Padha-Padhang, Tande Timur serta aksi bersih pantai Barane yang juga menjadi lokasi lokasi konservasi Penyu.

” Sejalan dengan visi Kampus Berdampak, kegiatan PKKMB juga diarahkan dengan berbagai kegiatan yang mengarah pada pengembangan generasi peternakan dan perikanan yang inovatif berjiwa malaqbiq,” ungkap Dekan Fapetkan, Prof. Sitti Nurani.

Dekan Fapetkan Unsulbar, Prof. Sitti Nurani (kanan) dalam aksi penanaman pohon di kawasan kampus Padha-Padhang, Tande Timur. (Foto: Ist)

Panitia PKKMB Fapetkan menyatakan mahasiswa dan dosen melaksanakan penanaman pohon di lingkungan kampus sebagai bagian dari komitmen terhadap kelestarian lingkungan.
Kegiatan pada Kamis, 14/8/2025 ini disebut sebagai upaya menanamkan nilai tanggung jawab ekologis yang melekat erat dengan bidang Peternakan dan Perikanan.

Setelah melakukan penanaman pohon di Kawasan kampus, ratusan mahasiswa bersama dosen bergerak ke kawasan pantai Barane.

Pada Aksi bersih pantai di lokasi konservasi Penyu di Barane itu, disamping membersihkan pantai, mahasiswa baru juga langsung mendapatakan pembelajaran tentang pentingnya menjaga habitat laut, serta mengenal lebih dekat program konservasi Penyu.

Aksi bersih pantai serta penanaman pohon tersebut dinilai penting dalam membangun literasi lingkungan yang bermakna sebagai upaya untuk membangun kemampuan untuk memahami dan menanggapi isu-isu lingkungan, serta mengambil tindakan yang tepat untuk menjaga dan meningkatkan kondisi lingkungan. (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto