Suasana gedung perkuliahan di kampus Padha-Padhang, Kelurahan Tande Timur. (Dok. Karakterunsulbar.com)
karakterunsulbar.com – Mengawali masa perkuliahan semester ganjil 2025/2026, keluhan atas kurangnya fasilitas perkuliahan kembali mengemuka. Dosen dan mahasiswa meminta agar fasilitas kuliah seperti kursi, meja dosen hingga InFokus dilengkapi.
Pimpinan kampus menjanjikan pembenahan dan meminta agar semua pihak ikut memelihara fasilitas kampus agar tidak rusak.
Kurangnya kursi kuliah serta meja dosen di kelas kembali menjadi perhatian di awal masa perkuliahan. Di sejumlah akun media sosial serta group percakapan WhatsApp, tampak postingan yang mengeluhkan kurangnya fasilitas tersebut.
keterangan yang dihimpun, kelas yang mengalami kekurangan kursi dan meja untuk dosen itu berada di beberapa lokasi di tempat perkuliahan Unsulbar, di Gedung kembar, kampus Padha-Padhang, kelurahan Tande Timur.
Dosen Fakultas Teknik (FT), Abdi Manaf, MT menyampaikan kekurangan fasilitas perkuliahan mulai kursi, papan tulis hingga meja dosen sudah berlangsung sejak semester sebelumnya.
” Agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik, tentu fasilitas harus lengkap, ruangan juga harus standar,” kata Abdi yang juga berlatar belakang aktivis pemuda.
Ia menceritakan, kerap kali dosen terhambat memberikan pembelajaran di kelas karena fasilitas yang kurang. Menurutnya selain kursi kurang di kelas, hambatan lain yang paling sering dialami adalah kurangnya alat InFokus.
Suasana kondusif di dalam kelas juga harus menjadi perhatian dengan memastikan mesin penyejuk udara (AC,-) berjalan dengan normal.
fasilitas AC di sejumlah ruangan dilaporkan dalam kondisi rusak, tidak lagi mengeluarkan udara sejuk.
” Ini ( pembenahan fasilitas kelas,-) haruslah menjadi prioritas, pemeliharaan fasilitas yang sudah ada juga mestinya tidak sulit karena jumlah personel secara kuantitas juga banyak,” tambah Abdi.
Suara Mahasiswa
Permintaan agar dilakukan pembenahan fasilitas pembelajaran di kelas juga disuarakan mahasiswa.
Senada dengan dosen, mahasiswa juga mengeluhkan kurangnya fasilitas di kelas, mulai kursi yang tidak sesuai jumlah mahasiswa hingga mesin AC yang rusak.
Sebagian mahasiswa terpantau mengungkapkan kegelisahan atas kurangnya fasilitas pembelajaran kelas di melalui berbagai kanal media sosial.
” Pengalaman saya ya, kalau kursi kurang, terpaksa kita mengambil dari kelas lain. Tentu Hal semacam ini tidak boleh terus terjadi, pembenahan dengan melengkapi fasilitas di kelas harus diperhatikan,” kata Siti yang berkuliah di Gedung B.
Mahasiswa lainnya, Reni mengungkapkan ditengah terus bertambahnya jumlah mahasiswa, maka harusnya menjadi perhatian agar fasilitas juga ditambah, sehingga saat jumlah mahasiswa bertambah akan selalu sebanding dengan fasilitas yang tersedia.
” Biasa juga kami sudah mengambil kursi dari kelas lain, kalau masih kurang juga, kadang dosen yang memberikan kursinya. Kami berharap karena perkuliahan sudah mulai aktif, fasilitas itu segera dilengkapi,” katanya.
Komitmen Pimpinan Kampus
Sementara itu, kepada jurnalis karakterunsulbar.com, Vinolia, Rektor Unsulbar Prof. Muhammad Abdy pada Selasa, 25/8/2025 menyampaikan komitmen bahwa fasilitas kampus akan segera dibenahi, dilengkapi.
Rektor Abdy meminta agar semua pihak menjaga, ikut memelihara fasilitas agar tidak cepat rusak, bisa bertahan lama.
“Insya Allah kita akan segera usahakan, kami juga sangat mengharapakan kepada semua agar menjaga barang-barang yang kita adakan agar penggunaanya bisa bertahan lama” ungkap Prof Abdy.
Dalam perkembangannya terpantau, jajaran pimpinan kampus pada Rabu, 27 Agustus 2025 melalukan peninjauan kelas perkuliahan di kampus Padha-Padhang, Tande Timur untuk pengumpulan data fasilitas yang akan segera dilengkaoi, dibenahi. (VIN/RD01).

