Tokoh Pendiri Unsulbar H.M Zikir Wafat, Prof. Basri dan Dr. Rahmat Sampaikan Pesan Penting

Tokoh Pendiri Unsulbar H.M Zikir Wafat, Prof. Basri dan Dr. Rahmat Sampaikan Pesan Penting

- in Berita, Kabar Kampus
1343
0

Almarhum H. M. Zikir Sewai (kiri) di sebuah acara tahun 2008.  ( foto ist)

karakterunsulbar.com – Wafatnya tokoh Sulbar, H. M. Zikir Sewai meninggalkan duka mendalam bagi banyak pihak.
Sosok almarhum sebagai pengusaha yang peduli terhadap pembangunan Sumber Daya Manusia dan pendidikan dinilai patut menjadi inspirasi bagi generasi muda.

Tokoh Mandar yang juga mantan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Republik Indonesia, Prof. Basri Hasanuddin menyatakan Ia dan banyak pihak tentu sangat kehilangan atas wafatnya almarhum karena jasa dan pengabdian beliau yang sangat besar.

Prof. Basri mengatakan, almarhum H.M. Zikir adalah sosok panutan yang layak menjadi bagi banyak pihak, terutama bagi generasi muda.

Menurut Prof. Basri yang juga mantan rektor Unhas, dari sejak awal Ia mengenal nama Haji Zikir, Ia mengetahi bahwa almarhum mendidikasikan potensi yang dimiliknya untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) di tanah Mandar Sulbar tanpa pamrih.

” Yang kita kagumi, beliau pengusaha sukses dan tetap tampil bersahaja. Beliau sangat peduli agar bagaimana generasi di Sulbar ini mendapat pendidikan,” kata Prof Basri.

Lebih lanjut Prof. Basri mengatakan, setelah sukses Sulbar terbentuk, almarhum tetap hadir sebagai tokoh yang tidak meminta balas jasa atas apa yang telah Ia sumbangkan bagi perjuangan pembentukan Sulbar.

” Saat pendirian Unsulbar, beliau ikut terlibat, sehingga akan sangat bagus bila nama – nama yang berjasa untuk Unsulbar seperti Pak Anwar Adnan, Pak Haji Zikir diabadikan namanya di Unsulbar, misalnya di nama ruangan agar semangat pengbdian itu tetap hadir menjadi inspirasi,” tambah Prof. Basri.

Senada dengan Prof. Basri, tokoh Sulawesi Barat lainnya, Dr. Rahmat Hasanuddin juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya H.M Zikir Sewai.
Menurut Dr. Rahmat, perjuangan Haji Zikir ikut mendirikan Provinsi Sulbar tanpa berharap pamrih sangat layak untuk diteladani bagi siapapun.

Dr. Rahmat yang juga ketua Komite Aksi Pembentukan Provinsi (KAPP) Sulbar menceritakan bahwa di masa perjuangan pembentukan Provinsi Sulbar saat kongres Rakyat Mandar 2001, KAPP mengangkat Haji Zikir sebagai ketua Dewan Pendanaan perjuangan Pembentukan Provinsi.
Keputusan itu diambil KAPP mengingat latar belakang beliau sebagai pengusaha Mandar yang sukses dan peduli dengan pemajuan daerah.

” Disamping menjadi ketua pendanaan perjuangan Sulbar, diawal – awal kita berjuang membentuk Unsulbar beliau memberikan dukungan. Kami melihat kiprah beliau sangat ikhlash yang sampai kapanpun itu layak dijadikan inspirasi,” kata Dr. Rakhmat.

Wafat di Makassar

Putra almarhum, H. Imaduddin Zikir menjelaskan, almarhum menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu, 30 Agustus 2025 jam 11:11 di rumah almarhum di Kompleks Perumahan Griya Fajar Mas Makassar.
Almarhum telah berusia 80 tahun, lahir di Majene 15 Januari 1945.

” Iye, beliau wafat dengan tenang tadi di rumah. Mohon berkenan doa kita semua untuk mengiringi kepergian almarhum,” kata H. Imaduddin.

Saat ini jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Kompleks Griya Fajar Mas, Talasalapang, Makassar.
Pemakaman almarhum akan berlangsung, Ahad, 31/8/2025 pukul 11:00 wita di pekuburan keluarga H.M Zikir Sewai di Pallantikang, Sungguminasa, Gowa.

Haji Muhammad Zikir Sewai merupakan sosok yang berlatar belakang pengusaha di Fajar Mas Group.
Ia dikenal sebagai salah seorang tokoh pembentukan Provinsi Sulbar, Unsulbar, Yayasan Pesantren Al – Ikhlash serta Pendiri STIKes Bina Bangsa Majene. Selain itu beliau juga merupakan tokoh di Himpunan Keluarga Mandar Tande (HIKMAT). (RD01)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Pemilihan Dekan FKIP Unsulbar : Lima Bakal Calon Bersaing

Sekretariat Panitia Pemilihan Dekan (Pildek) FKIP Unsulbar. (Foto