karakterunsulbar.com – Ratusan Mahasiswa dari berbagai jurusan dan program studi Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) antusias mengikuti Dialog Kepemiluan yang digelar oleh Lembaga Debat dan Kajian Hukum (LDKH) Unsulbar, Minggu (13/5) di Aula Tasha Center, Majene.
Mengusung tema “Tolak Politik Uang, Politisasi SARA dan Ujaran Kebencian”, dialog ini menghadirkan pemateri diantaranya Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu), Muhammad Irjan Jaya dan Ketua Pusat Studi Pemilu dan Politik Lokal (Pusmipol) Unsulbar, Farhanuddin.

Para mahasiswa sangat antusias mengikuti jalannya dialog, pasalnya konsep yang digunakan dalam dialog tersebut merupakan sistem interaktif.
“Kami memilih sistem interaktif dalam dialog ini agar mahasiswa lebih bias aktif dan mengembangkan sikap kritisnya,” ujar Ketua Panitia, Andi Muh. Asrul Mawardi (Ilmu Hukum, 2016)

Menurut peserta dialog, Wahyuni Putri Awalia (Pendidikan Fisika, 2016) sistem interaktif yang digunakan dalam dialog ini memberikan ruang lebih kepada mahasiswa dan umpan balik antara mahasiswa dan narasumber sangat terbangun
“Kami sangat puas dalam mengikuti dialog ini, semua pertanyaan dan tanggapan dapat dituntaskan dengan sistem interaktif ini,” kata Wahyuni
Muhammad Irjan Jaya selaku pemateri sangat mengapresasi antusiasme para mahasiswa, ia mengatakan sudah seharusnya mahasiswa peduli dan berpikir kritis dalam menanggapi pemilu sebagai bentuk demokrasi yang ada di Indonesia.
“Mahasiswa harus peduli dan berpikir kritis terhadap jalannya pemilu, kalau perlu mahasiswa harus bermitra dengan penyelanggara pemilu,” kata Irjan. (RD03)

