Tuntut Biaya KKN, Mahasiswa Temui Rektor

Tuntut Biaya KKN, Mahasiswa Temui Rektor

- in Kabar Kampus, Kampusiana
444
0

Karakterunsulbar.com – Seperti yang diberitakan sebelumnya, mahasiswa Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) keluhkan pembayaran Kukiah Kerja Nyata (KKN) yang dinilai tidak sesuai dengan penyampaian pada saat Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2016 lalu.

Menindak lanjuti keluhan tersebut, sejumlah lembaga kemahasiswaan temui Rektor Akhsan di Ruang Rektor pada Rabu siang, (22/05/2019).

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menuntut agar pembayaran KKN diturunkan.

“Hilangkan pembayaran yang tidak penting, seperti atribut KKN,” ucap Hasbi (Ilmu Politik, 2015).

Dihubungi karakterunsulbar.com, Hasbi menjelaskan, ada dua alasan untuk mengholangkan atribut KKN, yaitu keterlambatan atribut dan kualitas yang tidak sesuai pembayaran.

“Di lapangan juga tidak terlalu dibutuhkan karena kita pakai almamater,” tambahnya.

Menyikapi tuntutan tersebut, Rektor Akhsan meminta item pembayaran yang mahasiswa anggap tidak penting.

“Aspek yang mana sehingga harus diturunkan,” ujarnya kepada mahasiswa.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk item pembayaran yang dianggap tidak penting dan penurunan pembayaran akan dibahas kembali bersama lembaga kemahasiswan.

“Akan kita putuskan dipertemukan selanjutnya dengan BEM dan HMJ,”tambahnya.

Adapun lembaga mahasiswa yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik, Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM), Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional (Himahi).

Kemudian, Himpunan Mahasiswa Politik (Himapol), Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum (HMPSIH), Himpunan Mahasiswa Perikanan (Himpari), dan Himpunan Mahasiswa Peternakan.

Persyaratan dan Jadwal KKN 2019

Dikonfirmasi kepada ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyakat (LPPM) Unsulbar, Abdul Kadir Palolongan menjelaskan ada empat syarat untuk mengikuti KNN 2019

Syarat tersebut yaitu terdaftar sebagai mahasiswa semester  VI dibuktikan slip pembayaran UKT, telah mengumpulkan minimal 110 sks, direkomendasikan oleh Dekan untuk mengikuti KKN dan menyelesaikan pembayaran Rp. 935 ribu.

Mahasiswa KKN 2019 nantinya akan tersebar di Kabupaten Majene, Mamuju dan Pasangkayu selama 40 hari.

“Tiga Kabupaten Pasangkayu, Mamuju, Majene,” kata Abdul Kadir.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pembayaran KKN 2019 telah sesuai dengan Pasal 9 ayat (1) huruf b Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2016 tentang BKT dan UKT.

Dengan bunyi pasal “Biaya pelaksanaan KKN tidak ditanggung Universitas, kecuali untuk mahasiswa penerima Bidikmisi”.

Adapun jadwal pendaftaran peserta KKN 2019 telah dibuka disetiap Fakultas pada 22 Mei – 27 Mei 2019 mendatang.

About the author

St. Hartina
"Jika kamu ingin hidup selamanya dan dikenang, menulislah" Buya Hamka. Ig : tinaa_alfan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

Mahasiswa Akuakultur Lakukan Transplantasi Karang di Pantai Dato

Foto: Peletakan rak with spider di kedalam lima