Prodi Biologi Dorong Revitalisasi Potensi Lokal untuk Ciptakan Obat Herbal

Prodi Biologi Dorong Revitalisasi Potensi Lokal untuk Ciptakan Obat Herbal

- in Kabar Kampus
172
0

Foto: Prof Mir Alam saat menyampaikan materi di Kuliah Umum

Karakterunsulbar.com- Melalui kuliah umum, Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi, Unibersitas Sulawesi Barat (Unsulbar) mendorong revitalisasi potensi lokal untuk memanfaatkan tumbuh-tumbuhan sebagai obat herbal. (30/09/2019)

Hal itu disampaikan Sri Rahayu Rahman, S.Pd., M.Pd, selaku Ketua Prodi Pendidikan Biologi. Ia berharap dengan adanya kuliah umum ini, semua masyarakat sadar akan potensi tumbuh-tumbuhan khususnya di Sulawesi Barat yang bisa dimanfaatkan menjadi obat herbal. Karena kalau dikaji lebih jauh, sebenarnya obat herbal lebih aman dikonsumsi dari pada obat kimia.

“Kita dorong pemanfaatan potensi lokal untuk jadi obat herbal,” jelasnya. (30/09)

Kuliah umum yang mengusung tema “Etnobiologi Revitalisasi Potensi Lokal” tersebut menghadirkan dua pemateri yaitu Dekan Fakultas Pertanian dan Kehutanan (FAPERTAHUT) Unsulbar, Prof. Dr. Ir. Mir Alam B., M.Si, dan Ketua Umum Himpunan Pendidik dan Peneliti Biologi Indonesia (HPPBI), Dr. A. Mushawwir Taiyeb, M.Kes.

Dalam materinya, Prof. Mir menegaskan agar kearifan lokal khususnya di Sulawesi Barat perlu dikembangkan secara menyeluruh, karena mampunyai potensi besar.

Ia pun mendorong agar guru besar yang ada dikampus maupun dosen agar seharusnya penelitian bersumber dari kearifan kemudian tercipta teknologi tepat guna. Ia pun mengajak semua pihak agar tetap menjaga kearifan lokal ini.

“Menjaga tanaman adalah perintah tuhan. Agama, budaya, dan teknologi bisa kita satukan,” tegas Prof. Mir.

Dr. Mushawwir Taiyeb, M.Kes, saat menyampaikan materi Etnofarmakognosi, ia banyak membahas soal potensi kearifan lokal melalui tumbuh-tumbuhan yang mempunyai manfaat besar dalam dunia kesehatan.

Misalkan saja penyakit jantung, paru-paru, dan luka, sumber obat semuanya dari tumbuhan yang ada disekitar kita.

Ia juga menjelaskan, ada tiga hal yang dapat dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan yaitu pola hidup, pola makan serta sikap.

Dosen Fakultas Kedokteran Unhas ini, mencotohkan bagaimana pola hidup Nabi Muhammad SAW.

Misalkan senyum, tidak tidur dalam kondisi kenyang, jangan begadang, wudhu sebelum tidur.

Lanjut, ia berharap agar masyarakat harusnya lebih mengutamakan obat herbal kecuali dalam kondisi darurat. Karena dari segi keamanan obat herbal lebih aman dari pada obat sintesis.

“Obat herbal memberikan obat banyak penyakit, kalau imergensi gunakan obat sistesis, kalau biasa obat herbal dulu,” jelasnya.

Pantauan karakterunsulbar.com, kuliah umum tersebut dihadiri Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsulbar, dosen Prodi Biologi, 110 mahasiswa, guru biologi Sekolah Menengah Pertama (SMP/Sederajat), guru Biologi Sekolah Menengah Atas (SMA/Sederajat) lingkup kebupaten Majene.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Baca Juga

ISMAPETI Gelar Temu Ilmiah di Unsulbar

Foto: Pembukaan Temu Ilmiah ISMAPETI di Gedung Assamalewuang